Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 7/10/2026). Berakhir sudah kebersaan Lionel Messi dengan Timnas Argentina. Mulai saat ini, penggemar sepak bola sejagat tidak akan pernah lagi melihat Messi berkostum Tumnas Argentina di lapangan hijau.
Pemain berjuluk La Pulga itu akhirnya resmi meninggalkan Tim Tango usai laga uji coba melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, hari ini. Laga yang berkesudahan 3-0 untuk Argentina itu menjadi akhir penampilan Messi bersama Timnas Argentina.
Pertandingan tersebut menjadi penampilan ke-208 Messi bersama Argentina. Satu gol yang dibuat ke gawang Benin membuat koleksi gol Messi untuk Argentina menjadi 126.
Laga terakhir Messi berlangsung di hadapan sekitar 85.000 penonton yang memenuhi Stadion Monumental. Suasana emosional bahkan sudah terasa sejak sebelum pertandingan dimulai.
Saat menuju lapangan, Messi terlihat emosional dan mengusap air mata. Terlebih lagi saat lagu kebangsaan Argentina dikumandangkan sebelum laga dimulai.
Penghormatan khusus juga diberikan kepada sang kapten. Sebelum kick-off, dan pesta kembang api digelar, sebuah jersey raksasa Argentina dengan nomor punggung 10 dan tulisan ‘Gracias’ dibentangkan di lapangan.
Pertandingan juga dihentikan pada menit ke-10 untuk memberikan penghormatan tambahan kepada Messi. Para pendukung memberikan tepuk tangan panjang, sedangkan pemain Benin satu per satu menyalami kapten Argentina tersebut.
Setelah peluit panjang berbunyi, rangkaian penghormatan kembali dilanjutkan melalui pertunjukan cahaya, dan musik yang memeriahkan pertandingan saat itu. Messi kemudian menyampaikan pidato di hadapan para pendukung selama hampir 10 menit.
Suasana berubah menjadi haru. Sejumlah pemain Argentina terlihat tidak mampu menahan emosi. Enzo Fernandez menjadi salah satu pemain yang tampak menangis saat mendengarkan pidato perpisahan sang kapten.
Messi sebelumnya telah mengumumkan keputusannya pensiun dari tim nasional pada Agustus 2026. Ia mengatakan keputusan tersebut terasa menyakitkan, tetapi menilai waktunya telah tiba untuk mengakhiri perjalanan bersama Argentina.
Pesan pensiun itu disebut telah ditulis Messi pada 21 Juli, dua hari setelah Argentina kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Debut singkat hingga jadi legenda
Perjalanan Messi bersama Argentina dimulai pada 2005. Ia menjalani debut dalam laga persahabatan melawan Hungaria sebagai pemain pengganti.
Namun, debut tersebut berlangsung singkat. Saat itu, Messi hanya bermain kurang dari satu menit akibat kartu merah yang diterimanya.
Setelah awal yang kurang mulus, Messi kemudian berkembang menjadi salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina. Bersama La Albiceleste, Messi berhasil meraih satu gelar Piala Dunia dan dua trofi Copa America.
Perjalanan panjang tersebut juga menempatkannya sebagai salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola internasional. Mantan rekan Messi di Barcelona, Neymar mengatakan bukan hanya Argentina yang berterima kasih kepada Messi. “Sepak bola dunia juga berterima kasih atas atas kontribusinya selama berkarierm” ujar pemain asal Brasil tersebut.
Rodrigo De Paul juga mengenang Messi sebagai sosok yang memberikan pengaruh besar dalam kehidupannya. Baik sebagai pesepak bola maupun secara personal.
Sementara itu, Angel Di Maria mengaku bahagia melihat Messi mengakhiri perjalanan internasionalnya dengan perasaan telah memberikan segalanya untuk Argentina.
Meski pensiun dari tim nasional, perjalanan Messi sebagai pesepak bola belum berakhir.Ia masih akan melanjutkan karier bersama Inter Miami di Major League Soccer. Kontrak Messi bersama klub tersebut berlaku hingga akhir musim 2028.
Laga melawan Benin pun menjadi penutup perjalanan lebih dari dua dekade Messi bersama Argentina. Dari debut yang berakhir dengan kartu merah hingga mengangkat Piala Dunia, perjalanan sang nomor 10 akhirnya ditutup dengan kemenangan, satu gol, dua assist, dan penghormatan dari puluhan ribu pendukung di Buenos Aires. (JB/BBC/03/Ara)


