KERETA API JADI MODA TRANSPORTASI PILIHAN TERBANYAK PEMUDIK

Keretaa api masih menjadi pilihan masyarakat sebagai moda transportasi dalam periode mudik Lebaran 2026. (dok kai)

Jakarta, JaringBisnis (Senin, 23/3/2026). Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat, pergerakan penumpang angkutan umum sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga hari H Lebaran (21 Maret 2026) mencapai 10.887.584 orang. Jumlah ini menunjukkan kenaikan sebesar 8,58% dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2025 yang sebanyak 10.027.482 orang.

Dari jumlah tersebut, kereta api menjadi pilihan utama para pemudik dengan mengangjut 3.349.343 orang, naik 13,46% dari 2.952.055 orang pada tahun sebelumnya. Sementara angkutan udara sebanyak 2.397.192 orang, naik 2,95% dari 2.328.551 orang; angkutan penyeberangan sebanyak 2.664.004 orang, naik 14,01% dari 2.336.619 orang; angkutan bus sebanyak 1.693.931 orang, naik 9,37% dari 1.548.874 orang; dan angkutan laut sebanyak 783.114 orang.

Sementara itu, pada hari H Idul Fitri 2026, Sabtu (21/3/2026) pergerekan pemudik yang menggunakan tranportasi umum mencapai 873.916 orang. Selain pergerakan penumpang, arus kendaraan juga terpantau masih cukup tinggi di sejumlah simpul transportasi.

“Pemudik dengan angkutan umum hingga hari Lebaran masih cukup tinggi, tetapi masih tetap terkendali. Moda transportasi terbanyak yang digunakan masih dengan moda kereta api,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titits Dewi di Jakarta, Minggu (22/3/2026).

Berdasarkan data harian, pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum pada hari H Lebaran pada moda kereta api sebanyak 364.649 orang, terdiri atas 205.335 penumpang antarkota dan 159.314 penumpang perkotaan regional.

Keberangkatan dengan angkutan udara sebanyak 206.785 orang, terdiri atas 155.675 penumpang domestik dan 51.110 penumpang internasional. Keberangkatan dengan angkutan laut sebanyak 21.141 orang dan angkutan penyeberangan sebanyak 177.564 orang. Sementara itu, keberangkatan dengan moda angkutan darat (penumpang bus) sebanyak 103.777 orang. (JB/03/Wid)