INOVASI PERTADEX PERTAMINA RAIH PENGHARGAAN INTERNASIONAL

PT Pertamina (Persero) melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan meraih apresiasi inovasi internasional dari National Research Council of Thailand (NRCT). (dok pertamina)

Jakarta, JaringBisnis (Senin, 19/1/2026). Penghargaan internasional kembali diraih PT Pertamina (Persero). Inovasi Pertadex yang dilakukan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan meraih apresiasi pada Intellectual Property Invention Innovation and Technology Exposition (IPITEX) 2026, yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 5–9 Januari 2026.

Inovasi Pertamina pada formula produk unggulan Pertadex, bahan bakar diesel bersulfur rendah, mampu menjadi solusi untuk permasalahan komponen penyusun Avtur, bahan bakar pesawat terbang.

Di ajaang tersebut, KPI Unit Balikpapan meraih Gold Medal, Invention Presentation, serta Exhibiting Valuable Invention dari National Research Council of Thailand (NRCT). Para Inovator Pertamina juga mendapat Special Award dari Association of Polish Inventors and Rationalizers (API&R) dari Polandia.

Sebagai bentuk komitmen inovasi, perwakilan tim juga berperan serta dalam kegiatan Forum International Intellectual Property Invention Innovation and Technology Exposition (IPITEX). Ajang ini merupakan sebuah pameran inovasi internasional tahunan yang menjadi wadah bagi para penemu dan inovator dari berbagai negara untuk memamerkan karya terbaik mereka.

Bertajuk “Boosting Low-Sulphur Diesel Output through New Fuel Formulation and Production-Line Modifications”, KPI Unit Balikpapan menghasilkan efisiensi yaitu mampu meningkatkan produksi Pertadex tanpa mengorbankan komitmen produksi Avtur. Selain itu juga meminimalisir penggunaan Pertadex untuk media flushing line, produksi lebih cepat untuk mode Avtur dan Pertadex, serta berbagai efisiensi lainnya.

General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Novie Handoyo Anto menyampaikan inovasi yang hadir adalah strategi untuk beradaptasi dari dinamika dan tantangan bisnis saat ini. Pencapaian tersebut mencerminkan semangat inovasi yang melekat dalam budaya kerja perusahaan untuk menciptakan teknologi dan produk-produk berstandar global.

“Inovasi adalah bagian daripada strategi perusahaan untuk beradaptasi terhadap dinamika dan tantangan, baik dari dalam maupun luar organisasi. Keberhasilan ini membuktikan bahwa semangat pekerja dalam menghadirkan solusi nyata tidak pernah padam,” kata Anto.

Inovasi Pertadex telah menghasilkan lifting senilai 1.629 ribu barrel dan berkontribusi pada peningkatan profit perusahaan hingga US$7,2 juta pada 2022. Selain itu, menjaga kualitas tetap optimal, mempercepat waktu produksi menjadi 7,8 hari dari sebelumnya 10,5 hari dan menjaga aspek lingkungan menekan 1.399 ton CO2 per tahun.

Kemampuan kelas dunia

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron mengungkapkan, penghargaan internasional ini menjadi bukti bahwa perwira Pertamina memiliki kapabilitas kelas dunia yang mampu bersaing dalam menciptakan inovasi energi.

“Pertamina senantiasa mendorong seluruh Subholding dan Unit Operasi untuk terus melahirkan inovasi yang berdampak nyata. Inovasi FOMO-DEX dari Kilang Balikpapan ini sangat strategis karena akan menciptakan nilai tambah finansial melalui efisiensi, serta mendukung komitmen keberlanjutan perusahaan melalui pengurangan emisi karbon. Ini adalah bentuk konkret tranformasi berkelanjutan Pertamina, dalam mengembangkan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya dan mencapai target ketahanan energi nasional,” tegas Baron.

Penghargaan yang diraih di IPITEX 2026, menegaskan posisi PT KPI Unit Balikpapan sebagai perusahaan yang terus berinovasi terhadap kilang dan energi nasional. Hal ini juga memperkuat peran Indonesia dalam peta inovasi energi global. (JB/03/Wid)