INOVASI BLUECORE HYBRID CHANGAN TAWARKAN EFISIENSI BAHAN BAKAR TERBAIK

China Changan Automobile Group resmi memperkenalkan teknologi BlueCore HEV, dalam ajang peluncuran global di Chongqing, Tiongkok. Teknologi ini membuat efisiensi bahan bakar kendaraan menjadi maksimal. (dok changan)

Jakarta, JaringBisnis (Senin, 6/4/2026). Produsen otomotif asal Tiongkok, China Changan Automobile Group terus melakukan inovasi teknologi untuk menghasilkan produk berkualitas. Kini, Changan resmi memperkenalkan teknologi BlueCore HEV, dalam ajang peluncuran global di Chongqing, Tiongkok. Teknologi ini menawarkan efisiensi konsumsi bahan bakar perkotaan ke ‘era 2L’.

General Manager China Changan Automobile Group, Zhao Fei menyampaikan BlueCore HEV merupakan langkah strategis Changan dalam menghadirkan solusi mobilitas global. “BlueCore HEV adalah solusi dari Tiongkok untuk mobilitas hybrid global,” ujarnya.

BlueCore HEV merupakan solusi hybrid cerdas yang dirancang untuk menghadirkan efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara. Sistem ini mengintegrasikan mesin hybrid direct injection bertekanan tinggi 500Bar, motor listrik berdaya tinggi dengan fluks magnet besar, baterai berperforma tinggi dengan standar keamanan tinggi, serta sistem kontrol cerdas berbasis AI cloud semuanya dalam satu sistem yang tidak memerlukan pengisian daya eksternal.

Dikembangkan selama enam tahun dengan melibatkan lebih dari 1.000 insinyur serta investasi lebih dari RMB 2 miliar, dan penguasaan atas 163 teknologi, BlueCore HEV merupakan terobosan teknis yang signifikan sekaligus tonggak penting bagi Changan untuk mobilitas masa depan.

BlueCore HEV merupakan teknologi hybrid generasi baru. Dengan menerapkan elektrifikasi pada kendaraan berbahan bakar konvensional, teknologi ini melampaui pendekatan hybrid konvensional yang berfokus pada bahan bakar dan memperkenalkan model baru yang memberikan penekanan yang sama pada tenaga bahan bakar dan tenaga listrik, yang dimungkinkan berkat sistem kontrol cerdas.

Berdasarkan uji jalan nyata yang dilakukan bersama media dan pengguna, BlueCore HEV mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata di area perkotaan mencapai 2,98 liter per 100 km untuk kendaraan sedan.

“Sistem ini dirancang untuk mendefinisikan ulang mobilitas hybrid yang efisien serta memberikan solusi mobilitas yang mencakup seluruh skenario dan siklus hidup kendaraan,” jelasnya.

Revolusi teknologi

Executive Vice President of Changan Automobile, Yang Dayong menyebut BlueCore HEV merupakah sebuah revolusi dalam hal efisiensi energi dan kecerdasan secara menyeluruh.

Arsitektur iDE-H (intelligent Deep Electrified Hybrid) yang baru dikembangkan oleh Changan, jelasnya, berhasil mengatasi kendala utama pada teknologi HEV konvensional dan memungkinkan terwujudnya kemajuan dalam hal efisiensi bahan bakar, pengalaman berkendara, serta fungsionalitas cerdas.

“Inovasi ini merupakan hasil dari evolusi berkelanjutan Changan dalam pengembangan sistem penggerak, mulai dari mesin pertama yang dikembangkan sendiri dan diluncurkan pada 2012, hingga peluncuran merek teknologi BlueCore pada 2019,” jelasnya.

Untuk efisiensi, kenyamanan, dan keandalan

Dirancang untuk pengguna global, BlueCore HEV tetap mempertahankan kemudahan pengisian bahan bakar seperti kendaraan konvensional, namun dengan sensasi berkendara yang halus layaknya kendaraan listrik, konsumsi bahan bakar yang lebih efisien, dan bebas dari range anxiety. Dalam kondisi lalu lintas perkotaan seperti macet, kecepatan rendah, hingga stop and go, sistem tetap bekerja dalam kondisi optimal untuk menjaga efisiensi.

Dari sisi kenyamanan, BlueCore HEV dilengkapi teknologi peredam suara canggih, kontrol penghentian piston, serta teknologi pembatalan gelombang suara untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang
lebih senyap.

BlueCore HEV juga dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih senyap dan halus berkat teknologi peredam suara canggih, kontrol penghentian piston, serta teknologi pembatalan gelombang suara. Dari segi keandalan, sistem ini telah melalui uji keandalan kendaraan secara menyeluruh sejauh lebih dari 2 juta kilometer, lebih dari 70 uji jalan khusus, 350 jam uji bangku tanpa henti, serta lebih dari 1.000 jam uji dalam kondisi ekstrem. (JB/03/Wid)