Jakarta, JaringBisnis (Senin, 2/2/2026). Berbagai infrastruktur yang dimiliki di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, membuat kiprah PT Pertamina (Persero) di wilayah Jawa bagian barat kian optimal. Adanya infrastruktur hilir terintegrasi seperti Integrated Terminal Balongan, Kilang Unit VI Balongan, serta operasional kapal Pertamina International Shipping, membuat Pertamina menjami pasokan energi ke masyarakat.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron dalam keterangannya menyatakan peran fasilitas hilir tersebut saling terhubung dan menopang rantai pasok energi nasional.
“Kilang Balongan misalnya, merupakan fasilitas pengolahan minyak mentah menjadi BBM, Avtur dan produk Non BBM seperti prophylene bahan baku petrokimia. Kilang Balongan memperoleh suplai minyak mentah dari beberapa lapangan Pertamina Hulu Energi di sekitar Indramayu,” jelas Baron.
Kilang Balongan juga dapat melakukan pengiriman ataupun penerimaan energi melalui jalur laut, dengan dukungan kapal Pertamina International Shipping.
Hasil pengolahan kilang Balongan juga digunakan oleh fasilitas terdekat lainnya, yakni Integrated Terminal Balongan dan Polytama Propindo, afiliasi Pertamina di bidang petrokimia.
“Keseluruhan ekosistem infrastruktur energi Pertamina di Balongan berperan strategis untuk memastikan keandalan pasokan energi, khususnya untuk wilayah Jakarta, Jawa Barat, hingga sebagian Jawa Tengah. Optimalisasi ini menjadi komitmen Pertamina dalam melayani kebutuhan energi masyarakat,” jelas Baron.
Ke depan, Baron mengungkapkan, Pertamina terus melakukan penguatan bisnis untuk optimalisasi keandalan infrastruktur dan operasional, sebagai bagian dari ketahanan energi nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional. (JB/03/Wid)















