IBADAH HAJI 2026, KEMENHAJ PASTIKAN LAYANAN DI MEKKAH SIAP BEROPERASI

Ilustrasi (JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto)

“Kita sudah menginstruksikan kepada para Kepala Sektor untuk segera memulai mengecek seluruh hotel-hotel, termasuk fasilitas dalamnya, tempat tidur, kamar mandi, fasilitas ruang makan, musala, lobi, dan lain sebagainya,” ujar Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Ihsan Faisal, seperti dikutip haji.go.id.

Layanan yang juga tidak kalah penting, kata Ihsan, yaitu layanan konsumsi. Menurutnya, jemaah haji akan mendapatkan 3 kali makan setiap harinya. Bahkan, tim advance Kemenhaj telah mengecek berulang kali ke dapur-dapur penyedia layanan konsumsi untuk memastikan tidak ada kendala.

“Ya, tentu konsumsi jemaah menjadi sangat penting untuk kesehatan dan menjaga stamina para jemaah. Setiap hari kita mengecek dapur-dapur konsumsi yang ada di daerah Makkah,” tuturnya.

Bus Salawat

Sedangkan pada layanan transportasi, Kemenhaj telah menyiapkan bus Salawat yang beroperasi 24 jam. Bus ini akan membawa jemaah dari hotel ke Masjidil Haram. Kemenhaj berjanji akan memaksimalkan layanan transportasi agar jemaah bisa fokus melaksanakan ibadah di Tanah Suci.

“Khusus untuk bus Salawat ini, di depan masing-masing hotel, ada namanya halte. Jadi, ada beberapa hotel mungkin yang berdekatan, kita bikin satu halte. Ada hotel yang besar, mungkin kita bikin satu halte. Nah, dari situlah nanti para jemaah akan diantarkan ke Masjidil Haram,” katanya.

Demikian juga pada rute sebaliknya, tersedia terminal di sekitaran Masjidil Haram yakni terminal Syib Amir, Ajyad dan Jabal Ka’bah. Nantinya, jemaah akan diantarkan menggunakan bis Salawat ke hotel masing-masing.

Operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M memasuki hari keempat. Hingga 23 April 2026, sebanyak 40 kelompok terbang (kloter) dengan total 15.349 jemaah telah diberangkatkan ke Arab Saudi. (JB/03/Wid)