BANJIR DI BEBERAPA WILAYAH JAKARTA TELAH SURUT

Mobil pompa dikerahkan untuk mempercepat penurunan genangan air saat banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Jakarta, akhir pekan lalu (dok pemprov dki)

Jakarta, JaringBisnis (Senin, 19/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut genangan yang terjadi pada sejumlah ruas jalan akibat hujan deras yang turun sejak Sabtu (17/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026) pagi kemarin sudah berangsur surut.

Beberapa jalan yang telah surut dari genangan di antaranya, Jalan Daan Mogot KM 13 (Cengkareng Timur), Perumahan Green Garden (Kedoya Utara), Underpass Senen (Senen), Letjen Suprapto (Cempaka Putih Timur), Gaya Motor Raya (Sungai Bambu) dan Jalan Sunter Agung Raya (Sunter Agung).

Lalu Jalan Pangeran Tubagus Angke (Wijaya Kesuma), Lingkar Luar Barat (Cengkareng Timur), Jembatan Tiga Raya (Penjaringan), Jalan Pluit Raya serta Jalan Pluit Selatan Raya (Penjaringan), Cakung Cilincing Raya (Rorotan) dan Jalan Prof Dr Latumeten, Jakarta Barat.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menjelaskan selain sejumlah jalan pihaknya juga mencatat sebanyak 15 RT di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Timur yang sebelumnya tergenang telah surut total.

Sebelumnya, genangan air di kawasan tersebut mencapai ketinggian lebih dari 50 sentimeter di titik terdalam.

Terkait kondisi sejumlah jalan dan permukiman warga yang masih tergenang, lanjut Isnawa, pihaknya terus terus memonitoring dan mengkoordinasikan penanganan dengan unsur terkait Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat.

“Penanganannya, dilakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan surut dalam waktu cepat,” ujjar Isnawa Adji dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta.

Kerahkan mobil pompa

Sebelumnya, 22 pompa mobile dikerahkan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara untuk mengatasi genangan akibat curah hujan dan naiknya permukaan air laut.

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi menjelaskan, selain pengerahan pompa mobile dan personel, pihaknya juga mengaktifkan 72 pompa stationer yang ada di 22 lokasi rumah pompa secara bergantian. Masing-masing pompa tersebut, berkekuatan antara 150 liter perdetik hingga 1.000 liter perdetik.

“Penanganan genangan butuh waktu lama, karena petugas kita sulit untuk mengalirkan akibat muka air laut sedang tinggi,” katanya, Senin (19/1/2026).

Menurut Suwandi, sejumlah lokasi yang tergenang sejak Minggu (18/1) pagi, seperti Jalan Kelapa Gading Boulevard Barat dan Jalan Gunung Sahari Raya, Pademangan Barat, saat ini sudah surut total.

Ditegaskan Suwandi, pihaknya akan terus mengerahkan pompa mobile hingga seluruh kawasan yang terdampak genangan di Jakarta Utara tertangani baik.

“Untuk penanganan di Jalan Gunung Sahari Raya kita kerahkan enam pompa mobile. Tentunya bila masih ada wilayah lain terdampak, kita upayakan segera tuntas,” tandasnya. (JB/03/Wid)