Jakarta, JaringBisnis (Minggu, 1/3/2026). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh aspek operasional, keselamatan, hingga pengaturan lalu lintas terintegrasi selama periode Angkutan Lebaran 2026 berjalan optimal. Hal tersebut untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih tertib dan lancar bagi masyarakat.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menjelaskan, kesiapan operasional dilakukan melalui koordinasi intensif bersama BPTD dan KSOP dengan memastikan armada kapal berkapasitas besar beroperasi optimal selama periode Lebaran.
“Pada lintasan Merak–Bakauheni disiagakan 28–33 kapal per hari, lintasan Ciwandan–Wika Beton sebanyak 9–12 kapal per hari, serta lintasan BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu sebanyak 10–12 kapal per hari,” jelas Heru Widodo.
Dikatakan ASDP juga siap menerapkan pola operasi Tiba–Bongkar–Berangkat, di mana kapal yang sandar langsung melakukan bongkar muatan dan kembali berlayar tanpa jeda guna mempercepat rotasi kapal dan menekan antrean kendaraan.
ASDP juga mengimbau seluruh pengguna jasa agar segera melakukan pembelian tiket secara mandiri melalui aplikasi dan website Ferizy ataupu sales channel resmi, dan pastikan telah bertiket sebelum berangkat, dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal tertera di tiket.
Hal penting selanjutnya, saat membeli tiket pengguna jasa diwajibkan untuk melakukan pengisian data identitas diri dengan lengkap dan benar, karena pencatatan manifest yang akurat sangat krusial dalam sistem layanan penyeberangan guna memastikan jumlah penumpang dan kendaraan sesuai kapasitas kapal serta memudahkan proses penanganan dalam kondisi darurat.
“Seluruh kesiapan ini merupakan upaya menghadirkan layanan Angkutan Lebaran yang lebih tertib, aman, dan terkendali. ASDP berkomitmen menjaga konektivitas antarpulau sekaligus memastikan perjalanan masyarakat berlangsung nyaman,” ujar Heru menandaskan.
Apresiasi
Komitmen ASDP untuk memberikan layanan maksimal pada masa angkutan lebaran 2026 mendapat perhatian langsung dari Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Agus Suryo Nugroho, yang melakukan kunjungan kerja meninjau kesiapan jalur dan pelabuhan di wilayah Lampung dan Banten, Kamis (26/2/2026) lalu.
Peninjauan dilakukan dengan menyisir sejumlah titik krusial mulai dari jalan arteri menuju pelabuhan hingga kawasan operasional penyeberangan yang menjadi simpul utama mobilitas masyarakat saat Lebaran.
Kegiatan juga dilanjutkan dengan rapat koordinasi lintas kementerian dan pemangku kepentingan di Gedung Sosoro, Pelabuhan Merak, guna memastikan strategi pengaturan arus mudik berjalan terpadu sejak sebelum pengguna jasa tiba di pelabuhan.
Dalam kunjungannya, Kakorlantas meninjau Pelabuhan Bakauheni, Dermaga Wika Raya Beton, serta Pelabuhan BBJ Muara Pilu. Tahun ini, kapasitas layanan juga diperkuat dengan hadirnya Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA) yang dapat melayani kapal roro maupun landing craft tank (LCT) untuk angkutan barang dan sepeda motor.
“Tahun ini ada penambahan satu pelabuhan baru, yakni Pelabuhan Sumur Makmur Abadi. Kami berharap distribusi kendaraan menjadi lebih cepat dan arus penyeberangan semakin lancar,” ujar Agus. (JB/03/Wid)














