Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 6/3/2026). Naiknya mobilitas masyarakat pada periode libur Lebaran 2026, menuntut kesiapan infrastruktur dan layanan yang lebih adaptif. Menyikapi hal tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah guna menjamin kelancaran Angkutan Lebaran 2026, terutama di lintasan penyeberangan strategis Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan ASDP telah menyiapkan armada kapal di dua lintasan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. Di lintasan Merak-Bakauheni disiapkan 28-33 kapal per hari, 9–12 kapal Ciwandan–Wika Beton: 10–12 kapal BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu, serta 28–32 kapal di Ketapang–Gilimanuk.
“Penguatan layanan juga dilakuka8n melalui penambahan dermaga express, optimalisasi Port Operation Control Center (POCC) berbasis pemantauan real time, layanan pelanggan 24 jam, penyediaan toilet portable, dan peningkatan sistem penerangan kawasan pelabuhan,” jelas Heru.
Untuk mendorong kelancaran arus mudik, ASDP siap menerapkan stimulus diskon tarif inisiasi Pemerintah sebesar 100% untuk tarif jasa pelabuhan—setara rata-rata 21,9% dari total tarif penyeberangan.
Diskon berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan golongan II express. Kebijakan single tarif juga diberlakukan di Merak (13 Maret 12.00 WIB–20 Maret 15.00 WIB) dan Bakauheni (23 Maret 00.00 WIB–29 Maret 24.00 WIB) bagi golongan I hingga VI A guna memastikan distribusi layanan lebih merata.
5,8 juta penumpang
Secara nasional, ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang mencapai 5,8 juta orang atau meningkat 9,4% dibanding periode sebelumnya. Pergerakan kendaraan diperkirakan menembus 1,4 juta unit atau naik 9,3%. Dengan kesiapan armada dan infrastruktur tersebut, ASDP optimistis mobilitas masyarakat tetap lancar sekaligus menjaga konektivitas logistik selama arus mudik dan balik.
ASDP mengimbau masyarakat membeli tiket melalui aplikasi atau website Ferizy sejak H-60, tiba di pelabuhan sesuai jadwal tertera di tiket, serta pastikan ketika membeli tiket agar mengisi data identitas secara lengkap dan benar demi akurasi manifest serta keselamatan pelayaran. “Seluruh kesiapan ini merupakan komitmen menghadirkan layanan Lebaran yang tertib, aman, dan terkendali,” tutup Heru. (JB/03/Wid)















