Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 26/9/2026). PT Bank Negara Indonesia (BNI) menegaskan komitmen dalam mendukung program Sekolah Rakyat. Komitmen tersebut diwujudjkan melalui ‘BNI Sahabat Sekolah Rakyat’, program edukatif yang dirancang untuk memperkaya pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman belajar siswa.
Mengusung tema ‘Mimpi yang Diberi Ruang’, kegiatan tersebut digelar di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (25/9/2026). Kehadiran BNI menjadi bagian dari kolaborasi bersama berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat, khususnya melalui pembekalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Direktur Kelembagaan BNI Eko Setyo Nugroho mengatakan, program ini menjadi bagian dari upaya mendukung pendidikan melalui pembekalan yang praktis dan relevan bagi siswa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi hal-hal praktis yang dapat bermanfaat bagi siswa. Khususnya dalam membangun kebiasaan belajar dan memahami pengelolaan keuangan sejak dini. Kami berharap ruang belajar dan berbagi ini dapat membantu siswa mengembangkan potensi serta semakin percaya diri dalam meraih cita-citanya,” ujar Eko dalam keterangannya.
BNI Sahabat Sekolah Rakyat dikembangkan melalui empat pilar, yaitu Cerdas Belajar, Cerdas Mengelola Keuangan, Cerdas Sekolah, dan Peduli Bersama.
Keempat pilar tersebut mencakup penguatan semangat belajar dan potensi siswa, pengenalan pengelolaan keuangan, dukungan terhadap lingkungan sekolah, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sekitar.
Ke depan, program serupa akan diperluas ke 172 Sekolah Rakyat selama periode September hingga November 2026. Perluasan tersebut menjadi bagian dari upaya BNI memperkuat kontribusi di bidang pendidikan melalui kolaborasi yang langsung menyentuh kebutuhan siswa dan lingkungan sekolah.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus memperkuat perannya dalam mendukung program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.
Memasuki usia delapan dekade, BNI membawa semangat Swadharma Bhakti Nagara untuk terus hadir melalui program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan Indonesia.
Apresiasi
Di sisi lain, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengapresiasi dukungan BNI terhadap dunia pendidikan. Program tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan pengembangan siswa dan lingkungan sekolah.
“Atas nama Kementerian Sosial yang diberi tugas oleh Presiden untuk mengoperasionalkan Sekolah Rakyat, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BNI yang di usia ke-80 tahun memilih hadir untuk anak-anak kita, anak-anak Sekolah Rakyat,” tuturnya.
Dikatakan, penyelenggaraan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya membangun kesejahteraan sosial. Hal itu membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan lembaga keuangan.
“Negara tidak bisa bekerja sendiri. Pengentasan kemiskinan hanya akan berhasil jika seluruh potensi masyarakat ikut berpartisipasi. Di sinilah kehadiran BNI menjadi penting. Dalam sistem kesejahteraan sosial, BNI adalah bagian dari potensi dan sumber kesejahteraan sosial sebagai dunia usaha dan lembaga keuangan yang turut mengambil peran,” ujar Saifullah Yusuf. (JB/03/Wid)


