Live News

28.3°C
  • Jakarta
September 16, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogBisnisBursa & PerbankanPER JUNI 2026, PEMBIAYAAN UMKM BSI TEMBUS RP55,17 TRILIUN

PER JUNI 2026, PEMBIAYAAN UMKM BSI TEMBUS RP55,17 TRILIUN

Jakarta, JaringBisnis (Senin, 14/9/2026). Hingga Juni 2026, pembiayaan sektor UMKM oleh PT Bank Syariah Indonesia (BSI) telah mencapai Rp55,17 triliun. Hal tersebut membuktikan komitmen BSI dalam mendorong kemajuan UMKM di Tanah Air.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan bahwa UMKM menjadi salah satu segmen yang didorong kualitas dan kapasitasnya agar menjadi motor penggerak ekonomi nasional. “Saat ini kami telah memenuhi rasio pembiayaan UMKM sekitar 33,65% dari target yang ditetapkan 30%”, ujar Anggoro dalam keterangannya.

Anggoro menyebut, konsistensi membangun segmen UMKM ini akan dilanjutkan. Hal itu dilakukan dengan membuat hub-hub bisnis baru melalui penguatan UMKM Center, pendampingan sertifikasi halal hingga mengikutsertakan dalam berbagai pameran tingkat domestik maupun kancah global. Saat ini jumlah UMKM BSI mencapai lebih dari 340 ribu orang di seluruh Indonesia.

BACA JUGA  GANDENG SRC, BSI SIAP KUCURKAN DANA BAGI RATUSAN RIBU TOKO KELONTONG

Salah satu segmen yang mengalami pertumbuhan signifikan yaitu pembiayaan segmen usaha kecil dan menengah (SME). Saat ini, bank syariah terbesar di Indonesia itu telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp26,86 triliun atau tumbuh 20% secara year on year bagi segmen SME.

“Perseroan terus memperkuat basis komunitas UMKM di sejumlah wilayah. Mulai dari pemetaan kategori usaha, optimalisasi pembiayaan hingga monitoring pembiayaan yang ketat untuk mendukung usaha berkelanjutan,” ungkap Anggoro.

Transformasi digital BSI

Lebih jauh, Anggoro menyampaikan bahwa digitalisasi layanan perbankan bagi UMKM juga secara tidak langsung meningkatkan omset usaha. Selain itu, transformasi digital UMKM melalui Portal UMKM BSI, BEWIZE by BSI, BSI QRIS, dan BYOND by BSI agar pelaku usaha semakin adaptif terhadap ekonomi digital.

BACA JUGA  BSI FASILITASI LAYANAN PERENCANAAN IBADAH HAJI SEJAK DINI

UMKM dan brand lokal semakin menunjukkan peran pentingnya dalam perekonomian nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM Indonesia masih menjadi tulang punggung ekonomi dengan kontribusi terhadap PDB nasional mencapai lebih dari 60 persen. Hal inilah yang terus kami kembangkan melalui UMKM agar mampu membangun lapangan kerja baru melalui brand lokal, usaha ekonomi kreatif didukung digital layanan yang mumpuni bersama BSI.

“Perseroan berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif, fleksibel, dan sesuai prinsip syariah untuk membantu para pengusaha meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, serta memperkuat struktur permodalan. Kami optimis kinerja pembiayaan khususnya di segmen UMKM tumbuh solid seiring dengan sinyal positif peningkatan daya beli masyarakat, stimulus insentif dan kebijakan Pemerintah yang mendorong pertumbuhan industri,” pungkas Anggoro. (JB/03/Wid)

Related Post