Live News

28.3°C
  • Jakarta
August 8, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogHumanioraLingkunganBTN TANAM 10 RIBU BIBIT MANGROVE DI KAWASAN PESISIR BALI

BTN TANAM 10 RIBU BIBIT MANGROVE DI KAWASAN PESISIR BALI

Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 8/8/2026). Bank Tabungan Negara (BTN) kembali mewujudkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan. Kali ini hal itu dilakukan melalui penanaman 10 ribu bibit mangrove di kawasan konservasi Simbar Segara, Pemogan, Denpasar, Bali, Jumat (7/8/2026). Kegiatan ini dilakukan dengan menggandeng Kelompok Usaha Bersama (KUB) Simbar Segara.

Program di Bali melanjutkan komitmen BTN dalam rehabilitasi ekosistem pesisir. Sejak 2025 hingga 2026, Perseroan telah menanam 20.100 bibit mangrove di enam lokasi, yakni Paser, Makassar, Brebes, Pekalongan, Kepulauan Seribu, dan Bali.

Kegiatan melalui Program BTN KPR (Kawasan Pesisir Regrowth) ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap abrasi, mendukung penyerapan karbon biru (blue carbon), sekaligus memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.

Program tersebut juga sejalan dengan semangat Danantara Indonesia dalam mendorong BUMN menciptakan nilai jangka panjang melalui pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat maupun lingkungan.

Bagi BTN sebagai bank yang berfokus pada pembiayaan perumahan, keberlanjutan hunian tidak hanya ditentukan oleh bangunan, tetapi juga oleh kualitas lingkungan tempat masyarakat tinggal.

BACA JUGA  TERUS LALUKAN INOVASI, BTN PERKUAT LAYANAN KEPADA NASABAH

Direktur Risk Management BTN Setiyo Wibowo mengatakan penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan konservasi. Kegiatan ini juga merupakan bagian implementasi strategi keberlanjutan dan komitmen BTN menjalankan bisnis perbankan yang bertanggung jawab.

“Bagi BTN, ini bukan hanya sekadar konservasi. Secara strategi besar, ini merupakan salah satu pilar penting dalam visi dan misi kami, yaitu menjalankan bisnis perbankan yang bertanggung jawab kepada masyarakat dan lingkungan,” ujar Setiyo dalam keterangannya.

Menurut Setiyo, komitmen tersebut juga tertuang dalam roadmap ESG BTN. Roadmap tersebut yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola ke dalam aktivitas Perseroan, termasuk dalam pengembangan bisnis.

“Dalam setiap ekspansi bisnis, salah satu aspek yang kami nilai adalah ESG, termasuk bagaimana pengelolaan lingkungannya. Kegiatan ini menjadi salah satu gambaran bagaimana ESG BTN diimplementasikan melalui aksi nyata, salah satunya penanaman mangrove,” katanya.

BACA JUGA  BTN TERUS PERKUAT TRANSFORMASI DIGITAL

Pemberdayaan masyarakat

Penelaah Teknis Kebijakan UPTD Tahura Ngurah Rai Made Yudha Wibawa, yang mewakili Kepala UPTD Tahura Ngurah Rai, mengapresiasi kontribusi BTN dalam rehabilitasi kawasan sekaligus pemberdayaan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi BTN yang telah membantu program rehabilitasi sekaligus memberdayakan masyarakat. Harapan kami, kolaborasi ini tidak berhenti hari ini, tetapi dapat berlanjut untuk membantu kelompok berkembang hingga semakin mandiri,” ujar Made.

Sedangkan Ketua KUB Simbar Segara Ketut Darsana mengatakan, kelompoknya yang berdiri sejak 2014 kini ikut menjaga dan mengelola sekitar 32 hektare kawasan mangrove KUB Simbar Segara juga mengembangkan ekowisata sebagai sumber pendapatan masyarakat dan sarana edukasi lingkungan.

“Kami berharap kolaborasi dengan BTN bisa berkelanjutan. Kami membutuhkan berbagai pihak untuk bersama-sama menjalankan misi menjaga hutan mangrove ini,” kata Ketut. (JB/03/Wid)

#bank tabungan negara  #mangrove  #pelestarian lingkungan

Related Post