Jakarta, JaringBisnis(Kamis, 30/4/2026). PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menutup kuartal I 2026 dengan kinerja yang solid. Penjualan dan pendapatan usaha mencapai Rp2,9 triliun naik 232% dibandingkan Rp874,5 miliar pada kuartal I tahun sebelumnya. Sementara laba bersih periode berjalan tercatat sebesar Rp513,8 miliar, sekaligus membalikkan posisi rugi sebesar Rp55,6 miliar pada kuartal I-2025.
Pencapaian ini menunjukkan kesuksesan perusahaan dalam mengeksekusi strategi bisnis, khususnya melalui monetisasi aset bernilai tinggi. Corporate Secretary APLN Justini Omas menjelaskan pada kuartal I 2026 perusahaan telah melakukan divestasi atas kepemilikan Deli Park Mall Medan sebagai salah satu strategi bisnis yang mampu menopang kinerja APLN. Selain itu, kuatnya penjualan dari proyek-proyek unggulan juga ikut mendorong fundamental perusahaan tetap terjaga secara positif.
“Kami bersyukur aset–aset yang dibangun APLN memberikan nilai yang tinggi, sehingga dihargai premium oleh para investor. Divestasi Deli Park Mall Medan kepada investor Jepang menjadi bukti bahwa properti yang dibangun APLN nilainya terus meningkat,” jelas Justini melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Secara operasional, APLN membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp2,6 triliun, meningkat tajam 360% dibandingkan Rp574,4 miliar pada Kuartal I-2025. Sementara pendapatan berulang (recurring income) tercatat sebesar Rp260,2 miliar, menurun 13% dari Rp300,1 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, seiring dengan adanya divestasi aset yang memengaruhi komposisi pendapatan Perseroan.
Jaga momentum
Justini mengatakan, sebagai perusahaan properti APLN menilai bahwa setiap aset memiliki potensi yang dapat dioptimalkan untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Itu sebabnya monetisasi aset-aset yang sudah matang dan bernilai tinggi menjadi bagian dari strategi bisnis yang dijalankan sejak tahun 2017.
“Capaian ini merupakan bukti nyata dari konsistensi kami dalam menjalankan strategi yang terukur, baik melalui optimalisasi portofolio aset maupun penguatan kinerja operasional. Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan jangka pendek, tetapi juga memastikan fundamental bisnis tetap kuat untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,” kata Justini
Lebih lanjut, Justini bilang bahwa Perseroan akan terus menjaga momentum pertumbuhan melalui strategi yang seimbang antara pengembangan proyek baru, optimalisasi aset eksisting, serta penguatan kontribusi pendapatan berulang guna menciptakan kinerja yang lebih stabil dan berkelanjutan.
“Kami terus mengambil inisiatif-inisiatif baru untuk meningkatkan penjualan properti dari proyek-proyek unggulan. Dengan portofolio proyek yang kuat, pengalaman panjang di industri, serta strategi yang solid, adaptif dan terukur kami optimistis dapat mempertahankan kinerja positif ini sampai akhir tahun,” pungkas Justini. (JB/03/Wid)















