Jakarta, JaringBisnis. PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (Garudafood) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp756,2 miliar, meningkat 10,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan profitabilitas ini ditopang oleh pertumbuhan penjualan bersih sebesar 7,2% menjadi Rp13,1 triliun dari Rp12,2 triliun pada 2024. Pencapaian ini mencerminkan ketangguhan fundamental bisnis Perseroan di tengah dinamika ekonomi yang masih penuh tantangan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar di Jakarta, Kamis (23/4/2026), pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp9,5 per saham atau setara dengan Rp350.337.208.123, yang merepresentasikan sekitar 50,9% dari laba bersih tahun buku 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp688.650.503.307. Dividen tersebut akan dibayarkan pada 20 Mei 2026 kepada seluruh pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal pencatatan 6 Mei 2026. (JB/07/YAY)

Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (Garudafood) Paulus Tedjosutikno, Direktur Fransiskus Johny Soegiarto, Komisaris Hartono Atmadja, Direktur Utama Hardianto Atmadja, dan Direktur Robert Chandrakelana Adjie berdiskusi sebelum RUPST Tahun Buku 2025 dan RUPSLB. Dok. Garudafood 
Direktur Utama PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. (Garudafood) Hardianto Atmadja (kedua kanan) menyampaikan paparan didampingi Komisaris Hartono Atmadja (kedua kiri), Direktur Fransiskus Johny Soegiarto (kiri), dan Direktur Robert Chandrakelana Adjie. Dok. Garudafood















