Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 15/4/2026). Berbagai langkah dilakukan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk terus mendorong penguatan Islamic ecosystem di Indonesia melalui optimalisasi sektor-sektor haji dan umrah serta investasi syariah yakni logam mulia emas.
Salah satunya melalui penandatangan MoU dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) terkait kerja sama pengembangan dan penguatan ekosistem ekonomi syariah saat acara Halalbihalal dan peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU di Semarang.
Penandatangan MoU tersebut menandai keseriusan BSI dan Muslimat NY untuk mengakselerasi pertumbuhan Islamic ecosystem di Tanah Air yang berkontribusi besar untuk pertumbuhan ekonomi nasional.
“Melalui komitmen kesepakatan ini, kedua belah pihak sepakat membuka peluang literasi dan inklusi ekosistem syariah mulai dari sosialisasi kesiapan haji sejak dini, bagaimana cara mempersiapkan tabungan haji mulai dari anak-anak hingga alternatif investasi untuk mempersiapkan kebutuhan dana haji secara tepat sehingga bisa tercapai sesuai waktu yang ditentukan,” jelas Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy.
Lebih lanjut Kemas mengatakan menyambut baik kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama guna mendorong masyarakat Indonesia khususnya jemaah Muslimat NU untuk merencanakan keuangan sejak dini. “Salah satunya persiapan ibadah jangka panjang, terlebih peran NU ini menjadi salah satu Ormas islam terbesar di Indonesia,” ujarnya.
Berbagai aspek
Kesiapan BSI untuk menjadi mitra strategis NU diperkuat melalui berbagai aspek diantaranya, jaringan dan layanan di 1.130 kantor cabang seluruh Indonesia, layanan cash management korporat, layanan BSI Agen yang bisa menjadi alternatif pengembangan usaha mikro di agen usaha NU maupun perencanaan keuangan sesuai dengan segmen profil nasabahnya.
Hingga saat ini BSI dipercaya mengelola lebih dari 30% dari total pesantren di Indonesia dan lebih dari 56 ribu sekolah islam atau sekitar 36% dari potensi pengelolaan halal ecosystem di sektor Pendidikan Islam.
Melalui kolaborasi ini, BSI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam mendukung fokus SDG 5 yang mencakup akses perempuan, juga dalam kolaborasi pemberdayaan ekonomi umat berbasis prinsip syariah. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. (JB/03/Wid)
bsi, bank syariah indonesia, perbankan syariah, ekonomi islam















