TEKNOLOGI TRACKING REAL-TIME TRANSTRACK DUKUNG KESELAMATAN PERELI

Ilustrasi. (meta ai)

Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 15/4/2026). Sumatera Utara akan menjadi tuan rumah putaran I Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 yang akan digelar Ikatan Motor Indonesia (IMI) di Komplek Sport Centre Sumut, Deli Serdang, Sumatera Utara, 11-12 April 2026.

TransTRACK, perusahaan teknologi (tech enabler) yang berfokus pada digitalisasi operasional armada kendaraan melalui solusi fleet operation optimizer dan supply chain integrator, kembali menunjukkan komitmen dalam meningkatkan standar keselamatan (safety) di ajang motorsport Indonesia dengan mendukung penuh Kejurnas Sprint Rally 2026.

Sejak dikenalkan pada Sumatera Utara Rally 2024, TransTRACK aktif mendukung berbagai ajang reli di Indonesia dengan menghadirkan pengembangan Rally Tracking System berbasis teknologi lokal yang memungkinkan pemantauan posisi kendaraan rally secara real-time setiap detik. Sistem ini dilengkapi dengan fitur tombol darurat seperti SOS, OK, Fire, dan Blocked Road, yang memungkinkan pembalap dan navigator mengirimkan sinyal kondisi darurat secara instan kepada panitia.

“Sejak kami pertama kali memperkenalkan teknologi ini pada 2024, kami terus melakukan pengembangan untuk menjawab kebutuhan industri motorsport yang semakin kompleks. Komitmen kami adalah menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memastikan keselamatan seluruh peserta menjadi prioritas utama,” jelas Founder dan CEO TransTRACK Anggia Meisesari.

Dikatakan, pengembangan Rally Tracking System oleh TransTRACK tidak hanya berfokus pada aspek keselamatan, tetapi juga mendukung transparansi dan akurasi dalam perlombaan, termasuk pemantauan kepatuhan rute serta penyediaan data yang komprehensif untuk analisis performa dan pengambilan keputusan.

“Melalui kolaborasi berkelanjutan dengan IMI dan berbagai pemangku kepentingan, TransTRACK optimistis bahwa teknologi ini dapat menjadi standar baru dalam keselamatan motorsport di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi solusi teknologi lokal untuk berkontribusi di tingkat global,” ungkap Anggia.

Sangat membantu

Pimpinan Perlombaan putaran I Kejurnas Sprint Rally 2026 Poedio Oetojo mengatakan aspek keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan olahraga otomotif, karena sifatnya yang berbahaya.

“Dengan adanya tracking system saat ini, panitia dapat memantau pergerakan peserta secara real-time, merespons insiden dengan lebih cepat, serta memastikan peserta mengikuti rute yang telah ditentukan. Ini menjadi kemajuan penting dalam meningkatkan keselamatan dan pengawasan dalam penyelenggaraan reli.” jelasnya.

Adi Wibowo, Chief Steward putaran I Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally 2026 menambahkan monitoring safety dengan teknologi sudah pasti sangat membantu, baik bagi peserta maupun kepanitiaan. Dengan alat tracking ini, seluruh pergerakan peserta dapat dimonitor dan direkam, sehingga data seperti posisi, kecepatan, dan waktu bisa digunakan jika diperlukan.

“Dalam uji coba yang dilakukan, termasuk di APRC, ketika terjadi kecelakaan bisa langsung termonitoring dan panitia dapat merespons dengan cepat melalui fitur seperti SOS atau kebutuhan bantuan darurat. Ke depannya, kami berharap penggunaan alat ini bisa diterapkan ke seluruh peserta, karena akan mendorong peningkatan keselamatan sekaligus kemajuan industri reli di Indonesia. Bahkan tidak menutup kemungkinan teknologi ini bisa digunakan di cabang olahraga lain yang membutuhkan kecepatan dan ketelitian,” ujar Adi.

Sedangkan, M Herkusuma, Co-driver Dewa United Motorsport menegaskan pentingnya teknologi keselamatan dalam mendukung performa di lintasan. “Dalam motorsport, keselamatan adalah nomor satu. Dengan adanya teknologi ini sangat-sangat membantu, karena informasi bisa lebih cepat diterima dan kita bisa lebih cepat mengantisipasi kalau ada kecelakaan,” ungkapnya. (JB/03/Wid)