LIGA CHAMPIONS 2025-2026, MENANTI KEBANGKITAN BARCELONA DAN LIVERPOOL

Namun, bukan sekadar kemenangan yang harus didapat kedua tim untuk bisa memastikan tempat di semifinal. Untuk lolos, Barcelona dan Liverpool dituntut menang dengan selisih minimal tiga gol setelah di leg pertama kalah 0-2.

Pekan lalu, Barcelona yang bermain di kandang kalah 0-2 dari Atletico Madrid. Sedangkan Liverpool yang bertandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) juga keok dengan skor 0-2.

Barcelona memiliki ujian lebih berat dibanding Liverpool. Bermain di kandang Atletico Madrid, Stadion Metropolitano, jelas bukan hal mudah bagi Blaugrana, julukan Barcelona.

Atletico Madrid jelas bukan lawan yang mudah ditaklukan di kandang mereka. Selain itu, kemenangan di kandang Barcelona dipastikan menjadi modal besar Julian Alvarez dan kolega untuk meraih hasil positif di depan pendukungnya sendiri sekaligus melangkah ke empat besar.

Fakta juga tidak mendukung Barcelona saat harus tandang ke markas Atletico Madrid. Sepanjang sejarah Liga Champions UEFA, hanya Manchester United yang mampu membalikkan keadaan setelah kalah 0-2 di kandang pada leg pertama.

Hal itu dilakukan Setan Merah, julukan Manchester United, saat menghadapi PSG pada babak 16 besar musim 2018-2019. Kalah 0-2 di Old Trafford, Setan Merah mengamuk dan menang 3-1 di kandang PSG. Kemenangan tersebut membuat Manchester United lolos ke perempat final dengan keunggulan gol tandang.

Tampil istimewa

Tugas tidak mudah juga diemban Liverpool. Walau akan bermain di kandang, Stadion Anfield, Liverpool dipastikan tidak akan mudah menundukkan PSG. Untuk bisa menang dengan selisih tiga gol, Si Merah, julukan Liverpool dipastikan harus bekerja ekstra keras.

Kapten Liverpool, Virgil van Dijk menegaskan Liverpool harus menampilkan permainan yang istimewa di lapangan dalam laga kali ini. Tanpa itu, Liverpool harus menelan pil pahit gagal ke semifinal.

“Kami perlu bermain lebih baik dibanding pekan lalu. Kami membutuhkan sesuatu yang istimewa. Jika tidak, kita tidak akan punya peluang. Jika kita bermain seperti di Paris, kami tidak akan punya peluang,” kata bek asal Belanda tersebut. (JB/03/Wid)