HUAWEI WATCH GT RUNNER 2 SEGERA HADIR DI INDONESIA

HUAWEI WATCH GT Runner 2 segera hadir di Indonesia. (ist)

Public Relation Manager HUAWEI Device Indonesia Bianca Resita menyebut HUAWEI WATCH GT Runner 2 lahir terinspirasi oleh filosofi Eliud Kipchoge tentang disiplin, ketekunan, dan keberanian melampaui batas. Kolaborasi ini dihadirkan melalui semangat “Now Is Your Run” sebagai ajakan untuk menjadikan lari sebagai perjalanan menuju versi terbaik diri.

“Berangkat dari semangat tersebut, HUAWEI WATCH GT Runner 2 hadir dengan serangkaian inovasi yang dirancang untuk membantu pelari berlatih dengan lebih presisi, menyusun strategi yang lebih efektif, dan menjaga performa secara konsisten dari sesi latihan hingga race day,” ujar Bianca.

Akurasi GPS

Untuk mendukung pendekatan latihan yang lebih komprehensif, HUAWEI WATCH GT Runner 2 juga menghadirkan teknologi pemosisian yang dirancang agar pelari dapat memantau setiap sesi dengan tingkat akurasi yang lebih tinggi. HUAWEI WATCH GT Runner 2 memiliki 3D Floating Antenna Architecture yang meningkatkan performa GPS hingga 50% dan memberikan posisi yang jauh lebih akurat.

Selain itu, smartwatch ini juga didukung algoritma XDR yang mampu menjaga akurasi posisi bahkan di area sinyal lemah seperti di area yang menantang, seperti di dalam terowongan, gedung tinggi, atau saat naik gunung. Data rute, jarak, dan kecepatan yang presisi membuat pelari mudah menganalisis performa dan merencanakan latihan yang lebih efektif. Smartwatch ini juga mampu memberikan akurasi detak jantung hingga 98%. dengan adanya sistem TruSense serta algoritma NPU+AI yang sudah ditingkatkan menjadikan smartwatch ini mampu memberikan akurasi detak jantung hingga 98%.

“Dengan kemampuan ini, pengguna dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai rute, jarak, dan kecepatan, sehingga setiap latihan tidak hanya tercatat dengan presisi,” ungkap Bianca.

Intelligent Marathon Mode

HUAWEI GT Runner 2 menjadi smartwatch pertama yang menawarkan fitur intelligent marathon analysis. Hadir sebagai pelatih digital di pergelangan tangan, HUAWEI GT Runner 2 menawarkan sistem performa maraton end-to-end yang lengkap. Fitur-fitur seperti personal racing assistant prediksi performa, strategi kecepatan, dan strategi isi ulang energi membantu pelari mempersiapkan diri untuk race day dengan lebih baik.

Untuk mengembangkan fitur pemantauan lactate threshold pada mode ini, HUAWEI bekerja sama dengan Beijing Sport University. Fitur ini secara otomatis menghitung intensitas latihan tanpa perangkat tambahan. Pelari cukup mengenakan jam ini saat melakukan latihan, di mana hasilnya langsung muncul serta membantu menentukan pace optimal dan estimasi waktu finish dengan akurat.

“Bahkan, sebelum memulai running, pengguna bisa memilih event lari di aplikasi, menetapkan target, dan mengikuti program latihan yang dibagi menjadi beberapa tahap. Smartwatch ini juga memantau kondisi tubuh. Jika terdeteksi kelelahan atau risiko cedera, akan muncul saran istirahat atau penyesuaian latihan,” ungkap Bianca.

Tangguh dan efisien

Selain menghadirkan rangkaian fitur dan teknologi untuk mendukung performa lari, HUAWEI WATCH GT Runner 2 hadir dengan desain ramping yang nyaman digunakan siang dan malam. Casing titanium yang kuat, dipadukan dengan Kunlun Glass tahan banting dan strap tenun AirDry yang anti-keringat, membuatnya siap mendampingi berbagai sesi lari, termasuk di lintasan yang menantang.

Dikatakan Bianca baterai HUAWEI WATCH GT Runner 2 mampu bertahan hingga 32 jam dengan penggunaan GPS nonstop atau setara lima maraton penuh maupun ultra marathon 100 km, serta hingga 14 hari dalam penggunaan harian ringan.

“Fitur NFC dan Scan QR juga menambah kemudahan dalam aktivitas sehari-hari, sementara kompatibilitas dengan perangkat iOS dan Android menghadirkan pengalaman yang lebih fleksibel dan seamless,” tuturnya. (JB/03/Wid)