Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 4/4/2026). Kegagalan Italia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 berbuntut mundurnya Gennaro Gattuso dari kursi pelatih Tim Azzurri. Gattuso dan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sepakat bersama untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat.
Italia gagal ke Piala Dunia 2026 usai takluk 1-4 dalam adu penalti dari Bosnia-Herzegovina pada final play-off kualifikasi zona Eropa, Rabu (1/4/2026) lalu. Kekalahan tersebut membuat Italia absen di Piala Dunia tiga kali secara beruntun setelah absen pada edisi 2018 dan 2022.
Gattuso, mantan gelandang Timnas Italia, menduduki kursi pelatih Italia menggantikan Luciano Spalletti, Juni 2025. Dalam delapan laga bersama Azzuri, Gattuso meraih enam kemenangan, sekali imbang, dan sekali kalah.
Dalam pernyataannya, Gattuso meminta maaf gagal menjalankan tugas membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2026. “Dengan berat hati, setelah gagal mencapai tujuan yang telah kami tetapkan, saya menganggap masa jabatan saya sebagai pelatih tim nasional telah berakhir,” kata Gattuso.
“Jersey Azzurri adalah aset paling berharga dalam sepak bola, oleh karena itu sudah tepat untuk memfasilitasi evaluasi teknis di masa depan sejak awal. Merupakan suatu kehormatan untuk memimpin tim nasional, dan melakukannya dengan sekelompok pemain yang telah menunjukkan komitmen dan pengabdian kepada jersey ini,” tambahnya.
Pengganti Gattuso
Usai mengakhiri kerja sama dengan Gattuso, FIGC belum menunjuk sosok untuk menjadi pelatih Timnas Italia. Namun beberapa nama disebut menjadi kandidat kuat untuk mengisi kursi pelatih Tim Azzurri.
Massimiliano Allegri disebut menjadi calon terkuat. Saat ini, Allegri menjalankan peran sebagai pelatih AC Milan.
Nama lain yang muncul adalah Roberto Mancini, Antonio Conte, Fabio Cannavaro, serta Stefano Pioli. (JB/BBC/03/Wid)















