GEMPA KUAT GUNCANG MALUT DAN SULUT, SATU ORANG DILAPORKAN TEWAS

Ilustrasi. (meta ai)

Jakarta, JaringBisnis (Kamis, 2/4/2026). Satu orang dilaporkan tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang hancur saat gempa berkekuatan 7,4 Magnitudo mengguncang sebagian wilayah di Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (2/4/2026) pukul 05.48.14 WIB. Selain itu beberapa warga dilaporkan juga mengalami cedera menyusul gempa yang terjadi.

Selain itu, getaran gempa juga membuat kerusakan. Banyak bangunan yang mengalami kerusakan bahkah ambruk akibat gempa yang terjadi.

Pusat gempa berada pada koordinat 1,25° Lintang Utara dan 126,27° Bujur Timur atau tepatnya di laut pada jarak 129 kilometer arah Tenggara Bitung, Sulawesi Utara pada kedalaman 33 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini telah mencabut peringatan dini tsunami yang borpotensi terjadi.

Meskipun wilayah tersebut sering mengalami aktivitas seismik yang tinggi, beberapa warga mengatakan kepada BBC bahwa ini adalah salah satu gempa terkuat yang mereka rasakan dalam enam tahun terakhir.

Laporan BBC menyebutkan guncangan gempa yang berlangsung beberapa detik sangat kuat dirasakan warga di Kota Manado, Sulut. “Guncangannya sangat kuat… kepala saya bahkan terasa pusing. Bahkan, jalanan di luar rumah ikut bergerak,” ujar Isvara Safitri, warga Kota Manado kepada BBC Indonesia.

Getaran kuat gempa juga dirasakan di Kota Bitung dan Ternate, Maluku Utara. Yayuk Oktiani, seorang warga Bitung, menyebut ini menjadi gempa terkuat yang dirasakan di Kota Bitung.

“Semuanya mulai berguncang. Beberapa toko mengalami mati listrik, dan saat getaran semakin kuat, orang-orang pun melarikan diri. Situasi sangat kacau,” tuturnya.

Di Ternate, seorang warga bernama Budi Nurgianto mengatakan dinding rumahnya bergetar selama lebih dari satu menit. Ia segera berlari ke luar dan menemukan suasana yang panik. (JB/03/Vin)