PUNCAK ARUS MUDIK LEBARAN DIPERKIRAKAN TERJADI PADA 18 MARET 2026

Calon penumpang mulai memenuhi Stasiun Gambir, Jakarta jelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M. Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. (JaringBisnis/Yayus Yuswoprihanto)

Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 14/3/2026). Puncak arus mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M diperkirakan akan terjadi pada 18 Maret 2026. Hal tersebut dikatakan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi saat bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau kondisi arus transportasi dan titik-titik mudik di wilayah Jawa Barat pada masa Angkutan Lebaran 2026, Sabtu (14/3/2026).

“Pemerintah mengimbau masyarakat untuk dapat mengatur waktu perjalanan dengan memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) sehingga distribusi waktu mudik dapat lebih merata dan potensi kemacetan dapat dikurangi,” kata Menhub.

Untuk kelancaran arus mudik, pemerintah mewaspadai potensi hambatan lalu lintas yang berasal dari aktivitas masyarakat di sekitar jalur mudik. Menhub secara khusus mengimbau agar kegiatan yang berpotensi membahayakan keselamatan, seperti aktivitas warga yang mencari koin dari pengguna jalan di jalur Pantura kawasan Kalisewo, Indramayu, dapat dihentikan.

“Kami berharap kegiatan tersebut tidak berlanjut. Pada saat arus mudik nanti jumlah kendaraan akan sangat banyak sehingga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas. Yang paling penting, kami juga mengkhawatirkan keselamatan saudara-saudara kita yang berada di kawasan Kalisewo tersebut,” sebut Menhub.

Mulai meningkat

Lebih jauh, Menhub mengatakan pergerakan kendaraan pada periode awal arus mudik mulai menunjukkan peningkatan. Berdasarkan laporan Jasa Marga, hingga saat ini volume kendaraan tercatat meningkat sekitar 14 persen dibandingkan kondisi hari normal.

“Sejauh ini memang sudah ada peningkatan, tetapi belum terlalu tinggi. Berdasarkan laporan dari Jasa Marga, hingga hari ini terjadi peningkatan sekitar 14 persen,” jelas Menhub.

Melalui berbagai langkah kolaboratif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah tersebut, diharapkan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan dengan selamat, aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (JB/03/Wid)