Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 7/3/2026). Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Universitas Indonesia mengadakan program Syiar Ramadan Kampus UI 2026. Kegiatan ini diinisiasi Direktorat Kebudayaan UI bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan RI.
Rangkaian kegiatan dari Syiar Ramadan UI 2026 diselenggarakan sejak 1-6 Maret 2026, dengan berbagai rangkaian kegiatan. Diantaranya: Rendang untuk Sumatera, Pameran Etnofotografi, Workshop Kaligrafi, Sarasehan Budaya, Ngabuburit Budaya, dan ditutup dengan Tadarus Seni.
Acara puncak Syiar Ramadan UI 2026 hadir dengan nuansa seni dan spritualitas dikemas dalam bentuk puisi, tari, dan pagelaran musik yang dimeriahkan oleh Indra Sabil AFI, Michail Abel Firdausi, Ki Ageng Ganjur, Topeng Ireng, Tari Waro’an Magelang dan Yogie Sani.
Budayawan sekaligus Direktur Kebudayaan Universitas Indonesia, Dr. Ngatawi Al Zastrouw, menegaskan Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan. “”Ramadan juga sebagai ruang kebudayaan yang mempertemukan nilai-nilai spiritual dengan tradisi masyarakat,” jelasnya.
Al-Zastrouw menegaskan bahwa Syiar Ramadan UI 2026 merupakan salah satu kegiatan yang memberikan dampak positif untuk mahasiswa, sivitas akademika, dan masyarakat sesuai dengan tagline UI “Unggul Impactful untuk Indonesia.”
“Syiar Ramadan UI hadir untuk meningkatkan kreativitas, daya inovasi bagi mahasiwa, sivitas akademika dan para seniman, sehingga UI yang unggul impactful dapat di rasakan oleh masyarakat Indonesia,” jelasnya. (JB/03/Wid)















