Jakarta, JaringBisnis (Selasa, 3/3/2026). Kinerja solid diraih Malayan Banking Berhad (Maybank Group) pada tahun buku 2025. Laba bersih Maybnak Group pada 2025 tercatat sebesar RM10,51 miliar atau sekira Rp37,3 triliun, meningkat 4,2 persen secara Y-o-Y. Kinerja ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang stabil, pengelolaan biaya yang disiplin, serta kualitas aset yang tetap tangguh.
Sementara laba sebelum pajak (PBT) meningkat 4,6% Y-o-Y menjadi RM14,33 miliar (setara Rp50,9 triliun). Hal tersebut mencerminkan kinerja operasional yang lebih kuat dan penurunan biaya kredit sepanjang tahun.
Sejalan dengan komitmen untuk memberikan imbal hasil yang berkelanjutan kepada pemegang saham, Direksi mengumumkan dividen interim kedua yang dibayarkan tunai sebesar 33 sen per saham, sehingga total dividen untuk FY25 menjadi 63 sen per saham. Hal ini setara dengan rasio pembayaran dividen sebesar 72,4% dan yield dividen sebesar 6,0%.
Chairman Maybank, Tan Sri Dato Sri Ir. Zamzamzairani Mohd Isa mengatakan bahwa realisasi kinerja Maybank Group pada 2025 mencerminkan keunggulan jaringan serta kekuatan neraca perusahaan.
“Maybank Group berhasil mencatatkan peningkatan profitabilitas dan imbal hasil, sambil tetap mempertahankan permodalan sebagai penopang dan likuiditas yang kuat, yang didukung oleh manajemen risiko yang prudent serta eksekusi yang disiplin,” katanya.
Perluas layanan akses keuangan
Zamzamzairani menambahkan, dalam menjalankan perannya untuk mendukung kegiatan pembangunan, Maybank Group tetap berkomitmen untuk meningkatkan taraf kesejahteraan dengan memperluas akses terhadap layanan keuangan dan mendukung komunitas melalui pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan, serta terus mengusung prinsip Humanising Financial Services dengan menempatkan kebutuhan nasabah sebagai pusat dari setiap upayanya.
Meski ketidakpastian keadaan global masih berlanjut, jelasnya, permintaan domestik di seluruh pasar utama kami terus memberikan dukungan yang mendasar. Direksi tetap berfokus untuk memastikan Maybank Group berada dalam posisi yang kuat dalam menghadapi dinamika kondisi yang terus berkembang, dengan tata kelola yang baik, ketahanan finansial, dan pertumbuhan berkelanjutan sebagai fondasi utama, serta meningkatkan potensi dengan memungkinkan pelaku usaha dan perekonomian membuka peluang baru bagi pertumbuhan dan inovasi.
“Semua ini dilakukan sambil tetap memberikan dividen yang konsisten, yang mencerminkan kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan kinerja laba dan kekuatan permodalan Grup,” katanya.
ROAR 30
Sementara itu, Group Chief Financial Officer Maybank, Shafiq Abdul Jabbar menyatakan 2025 menandai keberhasilan penyelesaian strategi M25+, sejalan dengan upaya kami memperkuat jejaring di tingkat regional, mempercepat transformasi digital, dan meningkatkan kapabilitas yang berfokus pada nasabah.
“Kami memacu pendapatan berbasis komisi, memperkuat penghimpunan Dana Pihak Ketiga dari seluruh jaringan Bank untuk mendukung pendanaan yang berkelanjutan, memperbaiki kualitas aset, serta memperkukuh kekuatan permodalan, sekaligus memperdalam posisi kepemimpinan kami di seluruh ASEAN,” katanya,
Berdasarkan fondasi tersebut, Maybank Group telah meluncurkan ROAR 30, roadmap strategis terbaru yang berlandaskan pada Humanising Financial Services dan akan semakin memperkuat penawaran berbasis nilai. ROAR 30 menetapkan target keuangan yang jelas, termasuk target ROE sebesar 13%–14% dan rasio biaya terhadap pendapatan (cost-to-income ratio) tidak lebih dari 47% pada tahun 2030, dengan fokus yang sangat tajam pada peningkatan pengalaman nasabah, pemberian dampak sosial yang positif, serta penguatan ekonomi riil.
“Didukung oleh membaiknya kondisi ekonomi di pasar utama, kami tetap berhati-hati namun optimistis dan akan terus mendorong pertumbuhan secara disiplin, mengoptimalkan alokasi modal, serta berinvestasi pada teknologi dan talenta untuk menghasilkan kinerja yang berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Kami juga akan berfokus pada pembangunan bisnis berskala besar, memanfaatkan kehadiran regional kami, serta memperkuat jaringan untuk menangkap peluang di pasar-pasar baru,” jelasnya. (JB/03/Wid)















