Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 28/2/2026). Setelah melakukan berbagai persiapan, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) meluncurkan daftar pembalap yang akan bertarung di berbagai kejuaraan dunia dan Asia pada musim balap 2026.
Peluncuran official armada balap Yamaha Racing Indonesia diadakan 27 Februari 2026 di Jakarta, sekaligus menandai dimulainya semangat baru untuk membidik pencapaian yang lebih baik.
Tercatat ada 7 pembalap Yamaha yang berkompetisi semusim penuh di 4 ajang internasional. Mereka adalah Aldi Satya Mahendra dengan Yamaha YZF-R9 tampil di ajang World Supersport, Arai Agaska Dibani Laksana (Yamaha YZF-R7/World Superbike), Wahyu Nugroho, Muhammad Faerozi T (Yamaha YZF-R6/Asia Road Racing Championship SS600), Candra Hermawan, Muhammad Fadhil Musyavi (Yamaha YZF-R3/Asia Road Racing Championship AP 250), serta Sabian Fathul Ilmi (Yamaha YZF-R3/Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship)
Petualangan tim Yamaha Racing Indonesia sudah dimulai lewat penampilan Aldi Satya Mahendra pada seri 1 World Supersport di Sirkuit Phillip Island Australia, 20-22 Februari 2026. Rider yang bergabung dengan AS Racing Team itu menggoreskan sejarah menjadi rider Indonesia pertama yang meraih podium di World Supersport setelah finis di posisi dua pada rece kedua.
Kesuksesan Aldi Satya Mahendra mencapai podium memvalidasi pembinaan Yamaha Racing Indonesia sudah setara dengan standar Eropa.
”Keberhasilan kami di World Supersport dan ajang internasional lainnya menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan Yamaha Racing Indonesia berjalan efektif dan terarah, dengan dilakukannya program latihan fisik dan mental yang terstruktur, pengembangan teknis motor berpartner dengan teknologi berbasis data dan racing DNA, kolaborasi solid antara rider, engineer, serta manajemen tim yang mampu beradaptasi dengan cepat,” ungkap Johannes B.M.Siahaan, Assistant General Manager CS Division PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Bidik juara
Skuad Yamaha Racing Indonesia 2026 telah siap menghadapi pertarungan musim ini dan akan berupaya melakukan improvement untuk mencetak prestasi maksimal di kejuaraan dunia maupun Asia.
“Podium 2 di seri pertama Australia memberikan spirit luar biasa buat menjalani kompetisi. Saya sangat termotivasi untuk mengulang kembali podium bahkan jadi juara race. Kepercayaan diri saya bertambah karena mampu unggul dalam pertarungan dengan pembalap-pembalap yang lebih berpengalaman. Membalap dengan mental rider dunia juga membantu saya bersaing, mengeluarkan skill terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia,” ujar Aldi Aatya Mahendra.
Sedangkan Arai Agaska yang tampil perdana di World Sportbike, berharap dapat meraih hasil optimal. “”aya harus berlatih lebih keras dan menggunakan pengalaman pernah balapan di sirkuit-sirkuit Eropa saat di R3 BLU CRU World Cup. Saya ingin merealisasikan target dan berprestasi mendunia di World Sportbike,” jelasnya.
Sementara itu Wahyu Nugroho membidik gelar juara kwelas SS600 Asia Road Racing Championship. “Dengan memperbaiki performa tahun lalu, saya makin optimistis dapat melakukannya. Saya juga berharap terhindar dari insiden atau crash sehingga lancar sampai podium juga mengumpulkan poin-poin penting,” ujar Wahyu. (JB/03/Wid)














