Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 21/2/2026). Mantan juara dunia tinju Floyd Mayweather Jr menyatakan akan kembali dari masa pensiunnya untuk keempat kalinya akhir tahun ini. Mayweather telah mengkonfirmasi bahwa ia akan kembali ke tinju profesional untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun setelah pertarungan tersebut.
Petinju berjuluk Money ini terakhir kali naik ring tinju saat menghadapi petarung UFC, Connor McGregor pada 2017. Saat itu, Mayweather menang TKO di ronde ke-10. Kemenangan atas McGregor merupakan kemenangan ke-50 Mayweather di ring tinju dan memperpanjang rekor tak terkalahkannya.
“Saya masih memiliki kemampuan untuk mencetak lebih banyak rekor dalam olahraga tinju,” kata Mayweather dalam sebuah pernyataan.
Petinju berusia 48 tahun itu, yang terakhir kali pensiun pada 2017, dijadwalkan untuk menghadapi mantan juara dunia kelas berat, Mike Tyson dalam pertandingan ekshibisi pada 25 April 2026 mendatang.
Setelah itu, Mayweather akan kembali melakoni laga profesional. Namun, belum diketahui petinju yang akan menjadi lawan Mayweather dalam comebacknya.
“Dari pertarungan melawan Mike Tyson, akan datang pertarungan profesional saya berikutnya. Tidak ada yang akan menghasilkan pendapatan lebih besar, memiliki audiens siaran global yang lebih besar, dan menghasilkan lebih banyak uang dengan setiap acara – daripada acara saya,” jelasnya.
Legenda tinju
Mayweather sebelumnya pensiun pada 2007 (dua kali) dan 2015, dan sejak ia meninggalkan olahraga ini lagi sebagai seorang profesional setelah kemenangannya atas McGregor pada 2017, ia telah berkompetisi dalam sejumlah pertandingan ekshibisi, dengan penampilan terakhirnya melawan John Gotti III pada Agustus 2024.
Selama kariernya, Mayweather telah menjadi bintang utama dalam tiga pertandingan dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah melawan juara dunia delapan kelas Manny Pacquiao, petinju hebat Meksiko Saul ‘Canelo’ Alvarez, dan McGregor.
Mayweather merupakan salah satu legenda tinju dunia. Ia merupakan mantan juara dunia tinju di lima kelas berbeda yaitu bulu super, ringan, super ringan, welter, dan welter super. (JB/BBC/03/Wid)















