PENGENTASAN KEMISKINAN HARUS DILAKUKAN SECARA KOMPREHENSIF DAN BERKELANJUTAN

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko. (dok setneg)

Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 13/2/2026). Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan. Penguatan kelembagaan ekonomi rakyat menjadi kunci agar masyarakat yang telah terangkat dari kemiskinan tidak kembali terjerumus.

Hal tersebut dikatakan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/2/2026). Salah satu agenda utama dalam rapat tersebut adalah pembahasan strategi percepatan pengentasan kemiskinan melalui integrasi berbagai program prioritas pemerintah dalam satu ekosistem yang saling terhubung dan saling menguatkan.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko yang hadir dalam rapat tersebut mengatakan Presiden Prabowo mengatakan upaya pengentasan kemiskinan akan berhasil jika tidak ada penguatan ekonomi rakyat.

“Tadi arahan-arahan Pak Presiden adalah pengentasan kemiskinan nggak mungkin terjadi, orang terentaskan itu bisa jadi jatuh miskin kalau lembaga seperti Koperasi, Kampung Nelayan enggak diperkuat,” ungkap Budiman seperti dikutip setneg.go.id.

Budiman mengatakan dalam rapat tersebut pihaknya melaporkan kepada Presiden mengenai pentingnya merangkaikan program-program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, Kampung Nelayan, program perumahan, dan yang lainnya tidak berjalan sendiri-sendiri namun sebagai satu ekosistem.

Sejumlah usulan

Lebih lanjut, Budiman menyampaikan BP Taskin juga memberikan sejumlah usulan kepada Presiden Prabowo agar berbagai program tersebut tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga berdaya secara finansial dan produktif. Hal tersebut penting agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat dan para anggotanya.

“Kami juga menganjurkan bahwa bagaimana supaya Kampung Nelayan, Koperasi, segala macam juga bisa kuat secara finansial, dan aktivitas produktif bisa didorong, kemudian masyarakat, anggota-anggota bisa merasakan. Kami menyampaikan beberapa usulan dan diskusi dengan Bapak Presiden, Bapak Presiden akan memberikan arahan lebih lanjut. Kita tunggu saja arahan dari beliau ya,” pungkasnya. (J(B/03/Wid)