Live News

28.3°C
  • Jakarta
August 21, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogHumanioraSeni BudayaMENJEMPUT KETENANGAN DI 7 SUMUR VIHARA GAYATRI

MENJEMPUT KETENANGAN DI 7 SUMUR VIHARA GAYATRI

Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 21/8/2026). Di bawah temaram lampu lampion Vihara Gayatri, Tapos, Depok, Jawa Barat, riuh rendah suara klakson jalan raya perlahan pudar. Berganti gemercik air yang ditimba dari perut bumi.

Sore hingga malam itu, Kamis 20 Agustus 2026, para anggota komunitas Urban Spiritual Indonesia berkumpul, melepas kepenatan batin masyarakat urban lewat ritual mandi di tujuh sumur keramat. Bukan sekadar membersihkan fisik, aktivitas ini menjadi oase spiritual bagi masyarakat kota yang kerap didera stres dan kecemasan tinggi.

Satu per satu peserta bergantian memasuki area tujuh sumur yang masing-masing membawa simbol doa berbeda. Mulai dari Sumur Sri Rejeki untuk kelancaran usaha, hingga Sumur Sri Waras untuk kesehatan.

BACA JUGA  SWARA SEADANYA GABUNGKAN SYMPHONY NO 9 BEETHOVEN DAN SHOLAWAT GUS DUR

Suasana terasa magis saat air dingin menyentuh kepala, diiringi rapalan doa personal dari setiap peserta yang datang dari berbagai latar belakang keyakinan.

Bagi Urban Spiritual Indonesia, Vihara Gayatri yang dibangun pada 1982 dipilih karena menjadi simbol universal keharmonisan dan toleransi. Siapa saja boleh datang mencari kedamaian tanpa sekat dogma.

“Secara keseluruhan makna simbolik dari ritual di 7 sumur adalah untuk membersihkan berbagai sisi kehidupan duniawi dengan kesadaran keberlimpahan dan pelepasan dari kemelekatan yang nantinya dapat membawa kita kembali pada kesadaran diri, dan bangkitnya kekuatan spirit,” ujar pendiri Urban Spiritual Indonesia Dr. Turita Indah Setyani.

“Hidup di kota besar itu melelahkan, secara mental maupun spiritual,” ujar Ayie Suminar, salah satu anggota Urban Spiritual Indonesia.

BACA JUGA  MAJELIS NYALA PURNAMA AJAK RENUNGKAN HUMANISME KULTURAL GUS DUR

“Kami ke sini bukan untuk mencari hal mistis, melainkan melakukan spiritual cleansing. Air adalah media pemurni, dan di sini kami mengembalikan ritme hidup yang terlalu cepat menjadi tenang kembali.”, lanjut Ayie.

Urban Spiritual Indonesia adalah komunitas terbuka bagi masyarakat perkotaan yang berfokus pada kesehatan mental, eksplorasi spiritual lintas budaya, dan kedamaian batin.

Komunitas ini aktif menyelenggarakan kunjungan ke situs-situs spiritual, sesi meditasi, dan diskusi interaktif. Komunitas ini juga rutin memfasilitasi kaum urban untuk menjelajahi tempat-tempat spiritual lintas iman, membuktikan bahwa kebutuhan akan ketenangan jiwa adalah milik semua manusia. (JB/03/Wid)

Related Post