Live News

28.3°C
  • Jakarta
August 14, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogHumanioraSeni BudayaSEMAAN PUISI TAUFIQ ISMAIL HIDUPKAN JIWA SASTRA DI TIM

SEMAAN PUISI TAUFIQ ISMAIL HIDUPKAN JIWA SASTRA DI TIM

Jakarta, JaringBisnis (Jumat, 14/8/2026). Puluhan pasang kaki melangkah memasuki Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin, Taman Ismail Marzuki (TIM), Kamis (13/8/2026). Ruangan yang menyimpan jutaan memori literatur bangsa itu mendadak menjelma menjadi sebuah ruang sakral.

Puluhan pasang mata larut dalam kekhusyukan yang magis saat bait-bait sajak sang maestro, Taufiq Ismail mulai dilantunkan dalam acara Semaan Puisi Edisi ke-136, dengan tema “Taufiq Ismail: Perjuangan, Karya, dan Penghargaan”

Acara ini bukan sekadar pembacaan puisi biasa. Mengambil konsep ‘semaan’, yang secara tradisi berarti menyimak dengan seksama dan khidmat, perhelatan ini berhasil menyatukan emosi penikmat sastra lintas generasi. Elegansi acara terpancar dari kesederhanaan panggung yang berada di ruangan yang menyimpan arsip sejarah, mengingatkan kembali pada esensi sejati sastra sebagai penjaga gerbang peradaban.

BACA JUGA  MERIAHKAN RAMADAN, MAJELIS NYALA PURNAMA #10 GELAR 'TADARUS CINTA'

Taufiq Ismail, tokoh Angkatan ’66 yang puisi-puisinya selalu tajam memotret sosial sekaligus teduh dalam spiritualitas, hadir membawa ruh perjuangan dan keindahan kata.

Ketika bait-bait puisi legendarisnya mengalun, atmosfer PDS HB Jassin bergetar oleh perpaduan rasa getir, haru, dan rindu yang mendalam. Setiap jeda napas dan intonasi yang dihadirkan para pembaca puisi siang itu seperti mengajak penonton menyelami kembali sejarah, merenungkan hakikat kemanusiaan, hingga berserah pada Sang Pencipta.

“PDS HB Jassin adalah tempat terbaik untuk merayakan kedalaman kata-kata Taufiq Ismail. Di sini, sejarah sastra tidak mati, melainkan berdenyut dan menghidupkan jiwa-jiwa kita kembali,” ujar Ayie Suminar, salah satu pendiri Komoenitas Makara, komunitas seni budaya yang berbasis di Makara Art Center UI, yang turut hadir dalam acara tersebut.

BACA JUGA  DOKTOR TURITA, DARI AKADEMISI HINGGA INSTRUKTUR MEDITASI

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh sastra nasional, budayawan, akademisi, serta generasi muda yang haus akan kedalaman makna di tengah bisingnya era digital, Mereka yang hadir antara lain Taufiq Ismail, Jose Rizal Manua, Dr. Ngatawi Al-Zastrouw, Dr. Ganjar Harimansyah, Angin Kamajaya, Jamal D. Rahman, Mahwi Air Tawar, Fikar W. Eda, D. Kemalawati, Fatin Hamama, Devie Matahari, Helvy Tiana Rosa, Anzar Mustikowati, Octavianus Masheka, Imam Maarif, Beni Satria, Gilang Eka Sulaeman, Ario Srengenge, dan kelompok Hadrah Banjari Assalam.

Melalui bahasa yang anggun dan penyajian yang sarat akan nilai estetika tinggi, Semaan Puisi ini sukses menjadi oase kultural yang mengukuhkan posisi TIM sebagai episentrum pergerakan seni dan sastra yang tak lekang oleh waktu. (JB/03/Wid)

#seni  #komoenitas makara

 

Related Post