Live News

28.3°C
  • Jakarta
July 29, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogHumanioraPendidikanPROGRAM MBG PERKUAT RANTAI PASOK DAN CIPTAKAN PASAR

PROGRAM MBG PERKUAT RANTAI PASOK DAN CIPTAKAN PASAR

Ia mengatakan kedekatan Kementan dengan program MBG sudah terbangun sejak awal karena sektor pertanian menjadi pemasok utama berbagai kebutuhan pangan dalam program tersebut. Karena itu, Kementerian Pertanian terus mengawal kesiapan produksi agar kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari dalam negeri.

Menurut Sudaryono, besarnya kebutuhan pangan dalam program MBG menjadi peluang bagi sektor pertanian untuk terus meningkatkan produksi sekaligus memperluas pasar hasil pertanian. Karena itu, Kementerian Pertanian telah mengantisipasi peningkatan kebutuhan berbagai komoditas, terutama protein hewani.

“Program MBG punya besaran konsumsi yang cukup besar. Nah, tentu saja kita sudah antisipasi. Salah satunya misalnya kita respons dengan bagaimana defisit telur, ayam, kemudian di daerah-daerah di luar Jawa direspons dengan rencana investasi Danantara yang Kementan ikut terlibat,” ujarnya dikutip pertanian.go.id.

Ia mengatakan, meningkatnya permintaan pangan melalui MBG juga memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak. Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya ketika sebagian hasil produksi tidak terserap secara optimal.

Terkait amanah barunya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono menyatakan siap menjalankan tugas yang diberikan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai MBG merupakan program prioritas pemerintah yang telah dipersiapkan secara matang dan membutuhkan dukungan seluruh pihak agar berjalan optimal.

“Program MBG ini kan sebetulnya adalah program prioritas Presiden yang dibahas jauh sebelum kampanye dan dilaksanakan,” ungkapnya.

Lakukan evaluasi

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengevaluasi dan menyelesaikan berbagai tantangan dalam pelaksanaan MBG. Hal itub dilakukan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pertanian nasional.

“Kalau memang ada satu-dua permasalahan, kita bereskan lah. Saya kira fokusnya adalah kita selesaikan persoalan. Karena memang tugas pemerintah adalah mencari persoalan, kemudian kita mencari jawabannya, mencari solusinya, yang kemudian solusinya itu bisa berdampak baik untuk seluruh masyarakat, bangsa, dan negara,” jelas Sudaryono. (JB/03/Wid)

Tags:
Share:

Related Post