Live News

28.3°C
  • Jakarta
September 13, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogBisnisBursa & PerbankanTERBITKAN SUKUK SUSTAINABILITY SENILAI RP5 TRILIUN, BSI DORONG PEMBIAYAAN BERKELANJUTAN

TERBITKAN SUKUK SUSTAINABILITY SENILAI RP5 TRILIUN, BSI DORONG PEMBIAYAAN BERKELANJUTAN

Penerbitan sukuk ini merupakan kelanjutan penawaran Sukuk Keberlanjutan I Tahap I tahun 2024 senilai Rp3 triliun. Penawaran sukuk Tahap II ini telah dilakuan pada 19- 23 Juni 2025.

Instrumen ini, jelas Bob, menjadi upaya mendorong literasi keuangan syariah, sekaligus sebagai alternatif investasi syariah yang aman dan memberikan imbal hasil yang optimal. Dari sisi bank, langkah ini menjadi alternatif sumber pendanaan stabil.

BACA JUGA  PESAN DAMAI DARI KI AGENG GANJUR DALAM PERAYAAN NATAL NASIONAL 2024

“Sustainability Sukuk menciptakan value beyond profit. Sukuk ini secara langsung mendukung prinsip-prinsip pembiayaan berkelanjutan melalui pembiayaan proyek-proyek yang berwawasan lingkungan dan sosial sesuai dengan Sustainability Sukuk Framework BSI,” ujarnya.

Pembiayaan berkelanjutan

Dijelaskan, pembiayaan kategori Kegiatan Usaha Berbasis Sosial (KUBS) mencakup penciptaan lapangan kerja dan program yang dirancang untuk mencegah dan/atau mengurangi pengangguran, termasuk pembiayaan usaha kecil menengah dan pembiayaan mikro , peningkatan pemberdayaan sosio ekonomi, serta akses terhadap layanan esensial dan kategori KUBS lainnya.

Sedangkan pembiayaan kategori Kegiatan Usaha Berbasis Lingkungan (KUBL) meliputi pembiayaan energi terbarukan, produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit polusi, serta pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan dan kategori KUBL Lainnya.

BACA JUGA  TUMBUH 21,2%, PENGGUNA BRIMO CAPAI 42,7 JUTA

Bentuk aktivitas sustainable banking BSI juga diimplementasikan melalui digital carbon tracking dan inisiatif green zakat. Aktivitas tersebut sejalan dengan target nasional Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada 2060. (JB/03/Wid)

Related Post