Live News

28.3°C
  • Jakarta
October 20, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogBisnisEkonomiWHOOSH KINI SEPENUHNYA DITANGANI SDM DALAM NEGERI

WHOOSH KINI SEPENUHNYA DITANGANI SDM DALAM NEGERI

Jakarta, JaringBisnis (Selasa, 20/10/2026). Sejak beroperasi pada 2023, Kereta Cepat Whoosh kini mencatatkan pencapaian penting dalam pengembangan kompetensi SDM Indonesia. Sejak September 2026, seluruh kegiatan operasi dan perawatan Whoosh sepenuhnya ditangani SDM Indonesia.

Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam penguasaan teknologi perkeretaapian berkecepatan tinggi oleh tenaga Indonesia. Proses transfer pengetahuan berlangsung sejak 2023 melalui pendampingan tenaga profesional asal Tiongkok yang tergabung dalam Operation and Maintenance Consortium (OMC).

Pada awal operasional, tenaga profesional Tiongkok terlibat langsung dalam kegiatan operasi dan perawatan sekaligus mendampingi SDM Indonesia. Seiring meningkatnya kompetensi tenaga Indonesia, jumlah pendamping berkurang secara bertahap hingga seluruhnya menyelesaikan masa tugas pada Agustus 2026.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, keberhasilan tersebut menunjukkan operasional Whoosh tidak hanya menghadirkan transportasi modern, tetapi juga mendorong penguasaan teknologi kereta cepat oleh SDM Indonesia.

“Melalui proses transfer pengetahuan yang terstruktur selama tiga tahun, tenaga Indonesia kini telah mampu menjalankan seluruh kegiatan operasi dan perawatan Whoosh secara mandiri. Ini merupakan pencapaian penting yang membuktikan kemampuan SDM Indonesia dalam menguasai teknologi perkeretaapian berkecepatan tinggi,” ujar Eva dalam keterangannya.

BACA JUGA  PT MRT JAKARTA BERLAKUKAN TARIF RP1 PADA 31 AGUSTUS-7 SEPTEMBER 2025

Saat ini, seluruh fungsi operasi dan perawatan Whoosh telah dijalankan oleh pegawai Indonesia. Mulai dari masinis, pusat kendali operasi atau Operation Control Center (OCC), perawatan sarana, jalan rel, jembatan, terowongan, persinyalan, telekomunikasi, kelistrikan, hingga berbagai peralatan pendukung lainnya.

Keselamatan prioritas utama

Pengembangan kompetensi juga terus dilakukan untuk menjaga kesiapan dan keandalan operasional Whoosh. Transfer pengetahuan dilaksanakan secara bertahap melalui pelatihan teori dan simulator, observasi, mirroring, serta on the job training bersama tenaga profesional asal Tiongkok.

Selanjutnya, SDM Indonesia menjalani praktik kerja langsung, uji kompetensi, sertifikasi, asesmen teknis, hingga serah terima tanggung jawab sebelum dinyatakan siap menjalankan operasi dan perawatan secara mandiri.

BACA JUGA  ASDP PERKUAT BUDAYA KESELAMATAN KERJA DI SELURUH LINI OPERASIONAL

Eva menegaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh kegiatan operasi dan perawatan Whoosh. Berakhirnya masa pendampingan tenaga profesional Tiongkok tidak mengurangi standar keselamatan dan keandalan operasional.

“Seluruh SDM Indonesia yang bertugas telah memenuhi persyaratan kompetensi dan sertifikasi sesuai bidang tugas masing-masing, sehingga setiap pekerjaan tetap dilaksanakan berdasarkan prosedur dan standar keselamatan yang ditetapkan,” ujarnya.

Dalam momentum tiga tahun operasional Whoosh, KCIC menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada kementerian dan lembaga terkait, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses transfer pengetahuan, pengembangan kompetensi SDM Indonesia, hingga pengalihan tanggung jawab operasi dan perawatan Whoosh secara penuh kepada SDM Indonesia.

“KCIC akan terus meningkatkan kemampuan SDM Indonesia serta menjaga keselamatan, keandalan operasional, dan kualitas pelayanan Whoosh. Kami berharap pencapaian ini dapat menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan kompetensi dan kemajuan industri perkeretaapian nasional,” pungkas Eva. (JB/03/Wid)

Share:

Related Post