Jakarta, JaringBisnis (Selasa, 8/9/2026). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung penuh wakil DKI yang akan tampil di Grand Final Pemilihan Puteri Anak dan Remaja Indonesia Tingkat Nasional 2026, Oktober mendatang. Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Andhika Permata saat menerima kunjungan rombongan Puteri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Pada Grand Final Pemilihan Puteri Anak dan Remaja Indonesia 2026, DKI Jakarta diwakili Afidenaya Myesha Bellvania Kaat (Putri Anak Indonesia Jakarta Lingkungan 2026), Ayesha Shanum Maira Shaheema (Puteri Anak Indonesia Jakarta Budaya 2026), Prameswari Nararya Iswandaru Putri (Putri Anak Indonesia Jakarta Pariwisata 2026), Aqilah Indah Rhiana Ardhianti (Puteri Anak Indonesia Jakarta 2026), Kineta Carlin Candida Siregar (Putri Remaja Pariwisata Indonesia Jakarta 2026), Aulia Ardya Ramadhani (Puteri Remaja Budaya Indonesia Jakarta 2026) dan Gadisa Kirana Larassati (Runner Up 1 Indonesia’s Girl Junior 2026).
Dalam pertemuan tersebut, Andhika menyampaikan dukungan kepada para Putri Anak dan Remaja Indonesia Jakarta. “Advokasi ini sejatinya harus ada implementasinya, tidak hanya untuk sekedar membuka juri pada saat segmen speech. Misalnya harus ada preliminary session-nya, disampaikan dengan public speaking dengan baik. Kemudian isu yang disampaikan harus mengena agar dapat terimplementasikan oleh puteri anak dan remaja,” ungkap Andhika.
Andika juga memberikan masukan kepada para Puteri Anak dan Remaja Indoensia Jakarta 2026. Dikatakan, pada setiap fase karantina dan penjurian itu, harus dibangun suasana senang dan nyaman.
“Tampil di grand final dan bertemu dengan para finalis dari berbagai provinsi menjadi kesempatan membangun jejaring. Dan itu akan bermanfaat di kemudian hari. Jangan jadikan kesempatan ini hanya sekedar untuk melengkapi portofolio,” ungkapnya.
Persiapan maksimal
Di sisi lain, Aulia Arfya Ramadhani (Puteri Budaya Indonesia Jakarta 2026) menceritakan persiapan yang sudah dilakukan jelang grand final. Persiapan itu meliputi pelatihan intensif public speaking dan catwalk, pendalaman materi seputar batik, penyusunan program advokasi, serta menjaga kesehatan.
“Persiapan sangat padat jadi saya melakukan komunikasi proaktif dengan pihak sekolah terkait izin dan ujian susulan. Saya juga menerapkan manajemen waktu yang disiplin antara latihan dan belajar, menerapkan skala prioritas di saat ada kegiatan yang berbarengan agar tidak ketinggalan pelajaran di sekolah” jelas Aulia.
Hal serupa juga dilakukan Prameswari Nararya Iswandaru Putri. Ia mengaku seperti mempelajari banyak hal terkait pariwisata di Jakarta, pembekalan public speaking, performance, menyiapkan beberapa kesenian yang akan ditampilkan, menyiapkan advokasi tentang rasa empati dengan turut berbagi, mempelajari dan mempromosikan pariwisata dan budaya Jakarta. “Namun demikian, saya tetap fokus ketika belajar di sekolah dan meluangkan waktu belajar di sela kesibukan persiapan,” jelasnya.
Sementara itu, Sri Sintawati, Regional Director Jakarta yang mendampingi para puteri DKI pada kunjungan tersebut berharap dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, bisa mendatangkan hasil maksimal.
“Kami terus mendukung dan memberikan support kepada anak-anak yang akan maju ke Grand Final Pemilihan Puteri Anak dan Remaja Indonesia Tingkat Nasional 2026. Semoga mereka bisa meraih hasil terbaik,” jelasnya. (JB/03/Dar)


