Live News

28.3°C
  • Jakarta
September 9, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogNasionalPFI LAKUKAN KOORDINASI DENGAN TIM SAR CARI JURNALIS YANG HILANG DI PERAIRAN ANAK KRAKATAU

PFI LAKUKAN KOORDINASI DENGAN TIM SAR CARI JURNALIS YANG HILANG DI PERAIRAN ANAK KRAKATAU

Jakarta, JaringBisnis (Selasa, 8/9/2026). Pewarta Foto Indonesia (PFI) Pusat bersama dengan PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus melakukan koordinasi terkait hilang kontaknya rombongan jurnalis di perairan Gunung Anak Krakatau. Sinergi ini dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi bersama otoritas terkait.

Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo menegaskan bahwa prioritas mutlak organisasi saat ini adalah keselamatan seluruh rekan jurnalis foto dan kru kapal yang berada di dalam manifes.

“Keselamatan rekan-rekan jurnalis di lapangan adalah prioritas tertinggi yang tidak bisa ditawar. PFI Pusat bersama PFI Jakarta dan PFI Tangerang terus bergerak satu komando dalam memantau operasi penyelamatan ini,” jelasnya.

“Kami mengapresiasi gerak cepat Basarnas dan jajaran Ditpolairud Polda Banten yang menembus medan sulit di tengah paparan abu vulkanik serta tingginya ombak. Kami berharap seluruh jurnalis dapat segera ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apa pun,” ujar Dwi Pambudo.

BACA JUGA  ERUPSI GUNUNG ANAK KRAKATAU, 5 BANDARA KEMBALI DIBUKA

Berdasarkan laporan kronologi resmi Basarnas, rombongan yang terdiri dari lima orang jurnalis bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menggunakan speedboat pada Senin, 7 September 2026 sekira pukul 14.00 WIB. Kelimanya adalah M.Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), Firman Daus (Jurnalis Anadolu Agency), dan Donal (Freelance).

Komunikasi terakhir rombongan tersebut tercatat pada pukul 14.42 WIB saat salah satu jurnalis mengirimkan titik lokasi terakhir kepada rekan anggota PFI yaitu Putra M Akbar di Lampung dengan lokasi di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau, sebelum akhirnya dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.

“Situasi di Selat Sunda saat ini dinamis dan menantang akibat paparan abu vulkanik. Oleh karena itu, kekuatan kolektif seluruh anggota PFI dikerahkan penuh demi memastikan tidak ada hambatan birokrasi maupun taktis dalam mendukung Tim SAR Gabungan di lapangan,” ujar Pambudo.

BACA JUGA  JURNALIS JADI KORBAN PENGEROYOKAN DI PT GENESIS REGENERATION SMELTING

Patuhi radius aman

Dikatakan, PFI Pusat mengingatkan kepada seluruh pewarta foto dan kru media yang saat ini masih melakukan tugas peliputan di sekitar wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau untuk mematuhi batas radius aman yang telah direkomendasikan oleh PVMBG demi keselamatan bersama.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh anggota PFI untuk tetap tenang, menyaring informasi demi menjaga psikologis keluarga, serta terus memanjatkan doa agar seluruh rekan anggota PFI yang berada di manifes kapal tersebut dapat segera bersandar dengan selamat,” pungkas Pambudo. (JB/03/Wid)

Related Post