Jakarta, JaringBisnis (Selasa, 8/9/2026). VinFast VF MPV 7 membuktikan ketangguhan melalui Road Trip Jawa-Bali. Selama 11 hari perjalanan yang dilakukan EVriday Club, event ini mampu menjawab kekahwatiran pengguna mobil listrik terhadap ketersediaan fasilitas pengisian daya atau range anxiety.
Road Trip Jawa-Bali ini dilakukan Grady Ewaldo, Abram Mailoa, Azzust Salim, dan Didit. Dengan kabin dan bagasi terisi penuh, rombongan melewati sejumlah destinasi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Bali. Sepanjang perjalanan, titik pengisian V-Green ditemukan di berbagai lokasi, termasuk Kantor Pos, kantor RRI, area komersial, dan sekitar pelabuhan.
Salah satu titik pengisian ditemui di Subang, Jawa Barat. Lokasinya berada di area Kantor Pos. “Ini enggak expect di Kantor Pos, di ujungnya ada charger V-Green. Ada dua lagi,” ujar Grady.
VinFast VF MPV 7 mendukung DC fast charging CCS2 hingga 80 kW. Pengisian baterai dari 10 persen hingga 70 persen diklaim membutuhkan sekitar 30 menit.
Kemampuan kendaraan kemudian diuji di sejumlah jalur pegunungan, seperti Tangkuban Perahu, Kawah Putih, Gunung Galunggung, Bromo hingga Bedugul. Di Tangkuban Perahu, kendaraan membawa empat penumpang dan bagasi penuh saat melewati tanjakan sepanjang sekitar 19 kilometer dengan kenaikan elevasi hampir 1.000 meter.
“Rasanya enggak terasa kalau nanjak tinggi ya, enteng aja nih. Dari tadi kayak enggak ada effort-nya sama sekali,” kata Didit.
VinFast VF MPV 7 juga dibekali motor listrik bertenaga 201 hp dengan torsi 280 Nm. Kendaraan juga memiliki Hill Start Assist Control serta sistem regenerative braking yang dapat mengubah energi saat deselerasi menjadi tambahan daya baterai.
Pengujian berlanjut menuju Kawah Putih dengan elevasi sekitar 2.430 meter di atas permukaan laut. Jalur menanjak dan penuh tikungan kembali dilalui tanpa kendala berarti.
“Lagi-lagi beruntungnya karena mobil listrik, jadi torsinya instan terus. Jadi kita enggak perlu ambil ancang-ancang pun aman,” ujar Grady.
Nyaman di jalan bergelombang
Di Jawa Tengah, rombongan melewati Banjarnegara, Purwokerto, dan Wonosobo. Kondisi jalan yang tidak selalu mulus menjadi pengujian terhadap kenyamanan kendaraan. “Purwokerto-Wonosobo, jalanan memang kurang halus. Cuma tetap nyaman,” kata Didit.
Kenyamanan tersebut didukung suspensi belakang independen multi-link dan ground clearance 180 mm. Dengan seluruh kursi terisi, bagasi tetap dapat digunakan untuk membawa koper.
VF MPV 7 memiliki dimensi 4.740 x 1.872 x 1.734 mm dengan wheelbase 2.840 mm. Kapasitas bagasi dapat diperluas hingga 1.240 liter melalui fitur One-Touch Fold.
Pengujian kemudian berlanjut ke ruas Tol Trans Jawa menuju Surabaya. Kendaraan kembali melakukan pengisian daya di Kantor RRI Yogyakarta sebelum menempuh perjalanan sekitar 400 kilometer. Di jalan tol, stabilitas dan kenyamanan kendaraan turut diuji.
“Kalau dari sisi penumpang itu, vibrasi mobilnya minim banget ya. Meredam guncangan sampai bodinya enggak ikut getar, jadi anteng,” ujar Grady.
Sementara itu, Abram Mailoa menilai performa kendaraan tetap stabil pada kecepatan tinggi. “Kalau nyetirnya sih stabil ya, enak. Secara high speed oke banget karena cepat banget nariknya,” katanya.
Selama perjalanan, konsumsi energi yang tercatat sekitar 7,5 kWh per 100 kilometer. “Kita dapat konsumsi listrik itu kurang lebih 7,5 kWh per 100 km. Mirip sama klaimnya,” ungkap Grady.
Charging hingga Bali
Dari Surabaya, perjalanan berlanjut ke Bromo, Malang, Banyuwangi, kemudian menyeberang menuju Bali. Di kawasan Bromo, sistem regenerative braking disebut mampu menambah sekitar 9 kWh energi baterai dalam perjalanan turun menuju Kantor Pos Sukapura yang berjarak sekitar 13 kilometer dari kawasan wisata.
Pengisian daya kembali dilakukan di Malang dan sekitar Pelabuhan Ketapang. Setelah tiba di Gilimanuk, fasilitas pengisian V-Green juga tersedia.
“Udah enggak bisa diragukan lagi sih. V-Green ada di mana-mana. Kita lewat jalur yang bukan utama, di banyak Kantor Pos tingkat kecamatan sudah ada,” kata Didit.
Di Bali, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bedugul melalui Tigawasa dan Danau Tamblingan. Jalur dengan tanjakan panjang, tikungan tajam, dan kabut tebal kembali dilalui.
Di kawasan Bedugul, tersedia SPKLU PLN sekitar 800 meter dari Ulun Danu Beratan. Titik V-Green juga tersedia di Kantor Pos Kintamani.
Setelah 11 hari perjalanan, rombongan tiba di kawasan Jimbaran dan Denpasar. Pengalaman tersebut membuat kekhawatiran terhadap ketersediaan fasilitas pengisian daya selama perjalanan jauh berkurang.
“Yang bikin saya surprised itu charging station-nya. Awalnya saya pikir bakal susah, ternyata sepanjang perjalanan justru gampang banget ketemu charger,” ujar Grady. (JB/03/Wid)


