Live News

28.3°C
  • Jakarta
August 11, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogBisnisBursa & PerbankanDBS DUKUNG PENERBITAN PERDANA OBLIGASI PANDA INDONESIA

DBS DUKUNG PENERBITAN PERDANA OBLIGASI PANDA INDONESIA

Jakarta, JaringBisnis (Senin, 10/8/2026). Indonesia mencatatkan sejarah di pasar modal dengan menerbitkan Obligasi Panda senilai RMB7 miliar di pasar obligasi domestik Tiongkok. Penerbitan tersebut menjadi obligasi negara (sovereign bond) Indonesia pertama yang ditawarkan di pasar tersebut. Dalam transaksi bersejarah ini, DBS bertindak sebagai Joint Lead Underwriter dan Joint Bookrunner. Mandat tersebut sekaligus menjadi kali pertama DBS menangani penerbitan Obligasi Panda oleh emiten nonbank asal Asia Tenggara.

Penerbitan Obligasi Panda tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Indonesia untuk mendiversifikasi sumber pembiayaan pembangunan sekaligus memperluas basis investor di berbagai pasar dan mata uang. Langkah ini juga membuka akses terhadap pendanaan jangka panjang dalam mata uang renminbi (RMB) serta memperkuat konektivitas keuangan Indonesia dan Tiongkok.

Obligasi diterbitkan dalam dua seri, yakni RMB5,6 miliar dengan tenor tiga tahun dan kupon 1,90 persen, serta RMB1,4 miliar dengan tenor lima tahun dan kupon 2,19 persen.

Transaksi tersebut mendapat respons positif dari investor institusional. Investor yang berpartisipasi antara lain bank domestik, lembaga pengelolaan kekayaan, perusahaan sekuritas, manajer aset dan dana investasi, serta bank asing dan lembaga investasi pemerintah dari Asia Tenggara, Timur Tengah, dan kawasan lainnya.

Pada masa penawaran, Obligasi Panda Indonesia memperoleh permintaan sekitar RMB17 miliar atau sekitar 2,4 kali dari total nilai penerbitan. Tingginya permintaan tersebut memungkinkan pemerintah memperoleh biaya pendanaan yang kompetitif.

Perkuat posisi

BACA JUGA  BNI PRIVATE TAWARKAN LAYANAN WEALTH MANAGEMENT YANG LEBIH KOMPREHENSIF DAN PERSONAL

Sebagai satu-satunya bank asing yang ditunjuk sebagai Joint Lead Underwriter, DBS bersama para penjamin emisi lainnya mendukung proses penerbitan melalui penyelenggaraan rangkaian roadshow secara virtual dan tatap muka.

DBS juga berkoordinasi dengan lembaga pemeringkat dalam proses transaksi tersebut. Upaya tersebut turut menghasilkan peringkat AAA (Stable) bagi penerbit dan obligasi dari China Lianhe Credit Rating Co. Ltd.

President Director PT Bank DBS Indonesia Lim Chu Chong mengatakan penerbitan tersebut memperkuat posisi DBS sebagai penghubung keuangan antara Asia Tenggara dan Tiongkok.

“Dengan mengakses pasar obligasi Tiongkok yang memiliki likuiditas tinggi, kami mendukung Indonesia untuk memperluas akses kepada investor baru yang berbasis renminbi (RMB),” ujar Lim.

Menurutnya, jaringan DBS di Asia Tenggara dan Tiongkok dapat menjadi jembatan bagi lebih banyak penerbit dari kawasan ASEAN untuk mengakses pasar modal Tiongkok.

“Hal ini sekaligus mendorong pembiayaan dan investasi regional sehingga semakin memperkuat konektivitas keuangan di kawasan,” katanya.

Sebagai ekonomi terbesar di ASEAN, keberhasilan penerbitan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap fundamental ekonomi Indonesia. Permintaan yang mencapai sekitar 2,4 kali nilai penerbitan juga menunjukkan minat investor terhadap instrumen utang pemerintah Indonesia di pasar Tiongkok.

Penerbitan Obligasi Panda berlangsung ketika pasar keuangan global masih menghadapi berbagai ketidakpastian, antara lain tingginya suku bunga global, volatilitas nilai tukar, dan dinamika pasar internasional.

Dalam kondisi tersebut, diversifikasi sumber pembiayaan dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan pada mata uang maupun pasar modal tertentu. Strategi tersebut juga memberikan pemerintah alternatif sumber pendanaan sekaligus meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan utang negara.

BACA JUGA  RUPST BSI TETAPKAN DIVIDEN SEBESAR RP1,05 TRILIUN

Sinyal positif

President and Chief Executive Officer DBS China Ginger Cheng mengatakan penerbitan tersebut menjadi tonggak penting bagi Indonesia dalam memperluas akses ke salah satu pasar obligasi terbesar di dunia.

“Kami bangga dapat mendukung Pemerintah Indonesia dalam transaksi bersejarah ini sekaligus memperkuat konektivitas keuangan antara Indonesia dan Tiongkok,” ujar Ginger.

Penerbitan Obligasi Panda tersebut melanjutkan langkah Indonesia dalam memperluas pembiayaan berbasis mata uang RMB. Sebelumnya, Indonesia menerbitkan Obligasi Dimsum senilai RMB9,25 miliar di Hong Kong SAR pada Februari 2026.

Keberhasilan penerbitan perdana Obligasi Panda juga memberikan sinyal positif terkait kepercayaan investor terhadap stabilitas fiskal dan prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang di tengah tantangan ekonomi global.

Bagi DBS Indonesia, transaksi tersebut memperkuat komitmennya sebagai mitra dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, DBS juga memanfaatkan kualifikasinya sebagai Appointed Cross-Currency Dealer (ACCD) untuk mata uang renminbi (RMB) dan rupiah (IDR).

Dukungan tersebut diperkuat melalui kolaborasi antara tim DBS di Tiongkok, Indonesia, dan sejumlah negara di kawasan. Sinergi tersebut diarahkan untuk mendorong arus modal lintas batas serta memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan keuangan antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN. (JB/03/Wid)

#obligasi  #perbankan

Share:

Related Post