Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 5/8/2026). Seiring meningkatnya adopsi kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV), industri otomotif Indonesia memasuki fase baru. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan teknologi, performa, dan efisiensi, tetapi juga keandalan layanan purna jual, biaya kepemilikan yang kompetitif, serta ketersediaan ekosistem pendukung. Menjawab perkembangan tersebut, PT BYD Motor Indonesia menghadirkan BYD Technology Talks dalam rangkaian GIIAS 2026 dengan tema “Own with Confidence”.
Tema ini menegaskan komitmen BYD untuk menghadirkan nilai yang berkelanjutan, mulai dari pemilihan kendaraan hingga penggunaan jangka panjang. Melalui sesi ini, BYD memperkenalkan teknologi DM (Dual Mode) sebagai solusi mobilitas menyeluruh yang memadukan efisiensi energi, performa, dan fleksibilitas berkendara. Keunggulan tersebut didukung ekosistem aftersales terintegrasi yang mencakup jaringan dealer dan bengkel, layanan purna jual, serta teknisi andal dan tersertifikasi.
Dengan pendekatan ini, perusahaan tidak hanya menghadirkan manfaat elektrifikasi melalui produk, tetapi juga memberikan kepastian dukungan yang membangun kepercayaan konsumen sepanjang masa kepemilikan kendaraan.
Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia menyatakan pihaknya percaya bahwa pengalaman kepemilikan kendaraan dimulai jauh sebelum pelanggan berkendara untuk pertama kalinya dan terus berlanjut sepanjang masa kepemilikan. Karena itu, inovasi bagi BYD tidak hanya berarti menghadirkan teknologi yang semakin canggih, tetapi juga memastikan setiap pelanggan didukung oleh layanan yang andal, ekosistem yang terintegrasi, serta jaringan yang terus berkembang.
“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan rasa percaya diri di setiap tahap perjalanan pelanggan, mulai dari memilih kendaraan, menggunakannya dalam aktivitas sehari-hari, hingga memperoleh layanan purna jual yang memberikan ketenangan dalam jangka panjang,” ujar Eagle Zhao.
3 fondasi teknologi
Bagi pelanggan, pengalaman kepemilikan kendaraan yang memberikan rasa percaya diri tidak hanya ditentukan oleh layanan purna jual. Kemampuan kendaraan dalam menghadirkan efisiensi, keandalan, dan biaya operasional yang lebih terjangkau sepanjang masa penggunaan, juga menjadi faktor penting.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, teknologi Dual Mode (DM) dikembangka yang mengintegrasikan tiga fondasi utama, yaitu High Efficiency Engine, Electric Hybrid System (EHS), dan Blade Battery. Ketiga teknologi ini bekerja secara terintegrasi untuk mengoptimalkan penggunaan energi listrik dan bahan bakar sesuai kebutuhan, menghasilkan performa yang responsif, menjaga standar keselamatan, sekaligus memberikan efisiensi yang optimal dalam berbagai kondisi perjalanan.
Manfaat tersebut tidak hanya dirasakan saat berkendara, tetapi juga sepanjang masa kepemilikan kendaraan. Berdasarkan simulasi penggunaan selama tiga tahun, BYD M6 DM mampu menghadirkan efisiensi biaya perawatan hingga sekitar 30% lebih baik dibandingkan kendaraan konvensional di segmen yang sama.
Potensi penghematan ini memberikan nilai tambah bagi pelanggan dalam mengelola biaya kepemilikan jangka panjang, tanpa mengorbankan kenyamanan maupun performa berkendara. Dengan kombinasi efisiensi energi, fleksibilitas penggunaan, dan total biaya kepemilikan yang lebih optimal, BYD M6 DM menghadirkan solusi mobilitas energi baru.
Ekosistem layanan terintegrasi
BYD menghadirkan ekosistem layanan yang terintegrasi untuk mendampingi pelanggan di setiap tahap perjalanan kepemilikan. Mulai dari penggunaan sehari-hari, perawatan berkala, hingga dukungan teknis ketika dibutuhkan.
Baik bagi pengguna kendaraan listrik murni (EV) maupun kendaraan Dual Mode (DM), seluruh pelanggan memperoleh standar layanan yang dirancang untuk memastikan kendaraan tetap berada dalam kondisi optimal.
Untuk menghadirkan standar pelayanan yang konsisten di seluruh Indonesia, BYD terus memperkuat jaringan diler yang didukung teknisi bersertifikat, fasilitas bengkel berstandar global, serta ketersediaan genuine spare parts. Ekosistem layanan ini dirancang agar setiap pelanggan EV dan juga DM memperoleh dukungan teknis yang andal, kualitas perawatan yang terjaga, serta ketersediaan komponen yang mendukung performa dan keandalan kendaraan dalam jangka panjang.
“Bagi BYD, layanan purna jual bukan sekadar memberikan solusi ketika pelanggan menghadapi kendala. Yang lebih penting adalah memastikan pelanggan selalu merasa didukung di setiap tahap kepemilikan kendaraan. Karena itu, kami menghadirkan ekosistem layanan yang saling terintegrasi,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia. (JB/03/Wid)


