ANGKUTAN LEBARAN 2026, JUMLAH PENUMPANG KERETA API TEMBUS 5 JUTA

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani lebih dari 5 juta penumpang. Ketepatan waktu dan kenyamanan dalam perjalanan menjadi faktor kereta api menjadi salah satu moda transportasi pilihan utama masyarakat. (dok kai)

Rinciannya, layanan KA Jarak Jauh melayani 4.220.296 pelanggan atau 118,2 persen dari kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Sementara itu, KA Lokal melayani 827.904 pelanggan atau 89,3 persen dari kapasitas 926.936 tempat duduk.

Capaian penjualan yang melampaui kapasitas tempat duduk mencerminkan optimalisasi pola naik dan turun penumpang di stasiun antara, sehingga satu kursi dapat dimanfaatkan oleh lebih dari satu pelanggan dalam satu perjalanan.

KAI memandang tingginya kepercayaan masyarakat ini sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi operasional maupun pengalaman pelanggan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api selama Angkutan Lebaran 2026. KAI akan terus menjaga konsistensi layanan serta melakukan peningkatan agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangannya.

Penyebaran penumpang merata

Dikatakan Anne, pola mobilitas Lebaran tahun ini menunjukkan pergerakan yang lebih merata sejak awal periode. “Sejak pertengahan Maret, volume pelanggan terus meningkat dan tetap tinggi hingga fase arus balik. Kereta api menjadi pilihan karena kepastian jadwal dan kenyamanan perjalanan,” ujar Anne.

Selama periode 11 hingga 31 Maret 2026, KAI telah melayani 4.903.663 pelanggan, terdiri dari 3.947.226 pelanggan KA Jarak Jauh dan 956.437 pelanggan KA Lokal. Peningkatan volume terjadi secara bertahap dan mencapai puncak pada fase arus balik.

Sebaran volume pelanggan yang tinggi sepanjang periode ini menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat berlangsung lebih merata sejak awal hingga akhir masa angkutan. Pola ini memberikan ruang bagi operasional kereta api tetap terjaga stabil di tengah tingginya mobilitas.

KAI memastikan setiap perjalanan dijalankan dengan standar keselamatan dan ketepatan waktu yang konsisten, didukung kesiapan sarana, prasarana, serta petugas di lapangan yang siaga selama periode Angkutan Lebaran.

“Pemanfaatan teknologi digital juga memperkuat kemudahan layanan bagi pelanggan, mulai dari proses pemesanan hingga keberangkatan di stasiun, sehingga perjalanan menjadi lebih praktis dan efisien, jelasnya. (JB/03/Wid)