Jakarta, JaringBisnis (Sabtu, 24/10/2026). Kinerja positif dicapai Bank Mandiri pada 2026. Hingga kuartal III 2026, bank milik pemerintah ini membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun, tumbuh 20,7 persen secara tahunan atau year on year (YoY). Hal tersebut dicapai seiring ekspansi kredit berbasis ekosistem, peningkatan transaksi digital, serta produktivitas bisnis yang terus membaik.
Dalam Paparan Kinerja Keuangan, Jumat (23/10/2026) Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menyampaikan, dari sisi intermediasi, kredit Bank Mandiri secara bank only mencapai Rp1.605,8 triliun per September 2026, tumbuh 16%secara YoY.
Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp1.750,2 triliun tumbuh 17,7% secara YoY turut mendukung intermediasi yang tetap kuat. Sementara itu, total aset hingga akhir kuartal III 2026 tercatat Rp2.404,1 triliun, meningkat 20,1% YoY.
“Pertumbuhan bisnis Bank Mandiri telah menjangkau berbagai sektor dalam ekosistem perekonomian nasional. Mulai dari pemerintah dan BUMN, sektor usaha penopang ekonomi, hingga UMKM dan masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembiayaan pembangunan dan layanan publik, penguatan daya saing pelaku usaha, serta penyaluran kredit usaha mikro non-subsidi yang telah menjangkau 37 provinsi,” jelas Novita seperti dikutip bankmandiri.co.id.
Kinerja yang kuat tersebut juga mendukung komitmen perusahaan menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham melalui pembagian dividen. Sepanjang 2026, Bank Mandiri telah membagikan dividen sebesar Rp50,6 triliun, termasuk dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun.
Pembagian dividen ini mencerminkan upaya manajemen menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, kekuatan permodalan, dan imbal hasil yang berkelanjutan bagi investor. “Perseroan terus berupaya menjaga kepercayaan investor melalui kinerja yang sehat, pertumbuhan berkelanjutan, dan penciptaan nilai jangka panjang,” tambah Novita.
Sejumlah Penghargaan
Komitmen Bank Mandiri dalam menciptakan nilai jangka panjang juga tercermin melalui penguatan kinerja bisnis, peningkatan aktivitas transaksi nasabah, serta inovasi layanan yang memperoleh penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.
Sepanjang 2026, Bank Mandiri meraih sejumlah penghargaan, antara lain predikat Grand Champion dan Financial Services Champion dalam Danantara Indonesia CX100 Awards 2026, Asia’s Best SME Banking Ecosystem pada Euromoney Awards for Excellence 2026, serta Best Sustainable Bank pada FinanceAsia Awards 2026.
Novita menyampaikan apresiasi atas kepercayaan nasabah yang menjadi bagian penting dari pencapaian tersebut. Menurutnya, berbagai penghargaan ini menjadi dorongan bagi Perseroan untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan nasabah.
“Penghargaan ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga kepercayaan nasabah, meningkatkan kualitas layanan, dan mengembangkan inovasi. Kami berharap dapat terus memberikan nilai tambah bagi nasabah sekaligus membawa layanan perbankan Indonesia semakin dikenal di tingkat global,” pungkas Novita. (JB/03/Wid)


