Live News

28.3°C
  • Jakarta
October 17, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogHumanioraSeni BudayaMENITI SAGARA KEBUDAYAAN: KIPRAH DAN JEJAK LANGKAH ALFIAN SIAGIAN

MENITI SAGARA KEBUDAYAAN: KIPRAH DAN JEJAK LANGKAH ALFIAN SIAGIAN

(Ayi Sri Suminar/pengamat seni pertunjukan)

DI tengah gegap gempita dinamika zaman, kebudayaan sering kali membutuhkan sosok penjelajah yang gigih merawat akar tradisi sekaligus membuka pintu dialog antarbangsa. Sosok itu tampak jelas dalam diri Dr Alfian Siagian.

Sebagai penggerak kebudayaan dan pegiat seni, ia kembali mencatatkan jejak penting melalui gelaran Festival Sagara ASEAN 2026, sebuah perhelatan kebudayaan internasional yang menghubungkan simpul-simpul seni dari berbagai negara di Asia Tenggara.

Semangat Alfian dalam menelusuri lorong-lorong kebudayaan bukanlah hal yang tumbuh tanpa landasan. Ia memadukan gairah kesenian dengan ketajaman akademis.

Puncak perjalanan pendidikannya ditandai saat ia meraih gelar Doktor dari Universitas Indonesia. Dalam sidang promosi doktornya, Alfian mempertahankan disertasi yang berfokus pada kajian kebudayaan Nusantara terkait tradisi lisan.

Keberhasilannya meraih derajat akademis tertinggi tersebut menegaskan posisinya sebagai pakar kebudayaan yang berdedikasi tinggi. Berbekal latar belakang pendidikan di salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, Alfian memahami betul bahwa tradisi bukan sekadar artefak masa lalu, melainkan entitas hidup yang terus berkembang melalui pembacaan kritis dan ruang dialog kontemporer.

Kiprah Alfian Siagian di panggung seni budaya nasional maupun internasional terentang luas. Sebagai akademisi sekaligus praktisi seni, ia aktif menjembatani kolaborasi lintas ilmu dan lintas negara.

Ia kerap terlibat dalam garapan teater, pertunjukan seni lintas media, serta forum-forum kebudayaan yang menghimpun para seniman dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, hingga Timor Leste.

Bagi Alfian, seni merupakan medium paling ampuh untuk membangun pemahaman antarmausia. Lewat pendekatan ilmiah yang berpadu dengan ekspresi artistik, ia senantiasa mendorong agar naskah-naskah klasik, cerita rakyat, dan tradisi lisan Nusantara dapat ditafsirkan ulang di panggung modern tanpa kehilangan roh keasliannya.

Pencetus Festival Sagara ASEAN 2026

Gagasan mewadahi keberagaman seni kawasan mewujud nyata dalam Komunitas Sagara, wadah kebudayaan yang ia pelopori. Melalui wadah inilah Alfian mencetuskan lahirnya Festival Sagara ASEAN 2026.

Kata “Sagara” yang bermakna lautan menjadi simbol filosofis tentang ruang yang menghubungkan pulau-pulau, tradisi, dan keberagaman budaya di Asia Tenggara.

Festival Sagara ASEAN 2026 dirancang bukan sekadar sebagai ajang pertunjukan musiman, melainkan sebagai laboratorium kreatif. Di bawah arahan dan visi Alfian, festival ini menghadirkan kolaborasi teater, musik eklektik, pertunjukan tari, hingga diskusi kebudayaan yang melibatkan partisipan dari Indonesia, Thailand, Timor-Leste, Brunei Darussalam, dan negara ASEAN lainnya.

Melalui dedikasi, kedalaman ilmu, dan komitmennya pada pemajuan seni, Alfian Siagian telah membuktikan bahwa kebudayaan adalah jembatan yang tak pernah lapuk oleh waktu. Ia terus berlayar mengarungi lautan seni, membawa harum nama Nusantara ke panggung dunia. (JB/03)

Tags:
Share:

Related Post