Live News

28.3°C
  • Jakarta
October 7, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogBisnisEkonomiCADANGAN DEVISA AKHIR SEPTEMBER 2026 DI POSISI US$146,3 MILIAR

CADANGAN DEVISA AKHIR SEPTEMBER 2026 DI POSISI US$146,3 MILIAR

Jakarta, JaringBisnis (Rabu, 7/10/2026). Hingga akhir September 2026, cadangan devisa Indonesia berada di posisi US$146,3 miliar. Jumlah ini relatif stabil dibandingkan dengan posisi pada akhir Agustus 2026 sebesar US$146,5 miliar.

Hal tersebut dikatakan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya hari ini. Disebutkan, posisi cadangan devisa pada September 2026 dipengaruhi terutama oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa.

“Posisi cadangan devisa pada akhir September 2026 setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor. Posisi cadangan devisa saat ini berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal, serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,” jelas Ramdan.

BACA JUGA  EKONOMI DAN KEUANGAN SYARIAH PILAR PENTING PERKUAT KETAHANAN EKONOMI

Persepsi positif investor

Lebih jauh dikatakan, ke depan Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing, Hal itu sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

“Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ungkap Ramdan. (JB/03/Wid)

 

Related Post