Live News

28.3°C
  • Jakarta
October 6, 2026
28.3°C
  • Jakarta
Follow Us:

Diterbitkan oleh

PT GEMA WARTA SEMBILAN

NIB: 1702230088809

Notaris: Noviar Beta Aurenaldi, SH, MKn

Jaring BisnisBlogOlahragaASIAN GAMES 2026 USAI, INDONESIA POSISI 16

ASIAN GAMES 2026 USAI, INDONESIA POSISI 16

Jakarta, JaringBisnis (Minggu, 4/10/2026). Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, resmi berakhir hari ini. Upacara penutupan pesta olahraga 4 tahunan Asia tersebut berlangsung di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya.

Tiongkok keluar sebagai juara umum dengan raihan 169 medali emas, 89 medali perak, dan 83 medali perunggu. Sedangkan tuan rumah Jepang berada di posisi kedua dengan 83 medali emas, 95 medali perak, dan 91 medali perunggu.

Sedangkan Kontingen Indonesia berada di posisi 16 dengan raihan 39 medali yang terdiri dari 5 medali emas, 11 medali perak, dan 23 medali perunggu. 5 medali emas yang diraih berasal dari tim beregu putra bulu tangkis, ganda putra bulu tangkis Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Rahmat Erwin Abdullah (angkat besi), Desak Made Rita Kusuma Dewi (panjat tebing), dan Nurisa Dian Ashrifah (panahan).Torehan 5 medali emas melampaui target yang dibebankan yaitu 4 medali emas.

Dibanding Asian Games 2022 Hangzhou, capaian Kontingen Merah Putih mengalami penurunan. Pada Asian Games 2022, Indonesia meraih 7 medali emas, 11 perak, 18 perunggu dan berada di posisi 13 klasemen akhir.

BACA JUGA  RIBUAN PELARI MERIAHKAN AJANG DIGILAND RUN 2025

Kejutan padel

Salah satu cabang olahraga ang menyumbang medali bagi Indonesia adalah padel. Pada Asian Games 2026, padel menyumbang 1 medali perak dan 1 medali perunggu.

Medali perak disumbang ganda putri Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini. Di final, Fadona/Fitriani kalah dari ganda Jepang. Sedangkan medali perunggu disumbang Novela Putria/Beatrice Gumulya.

Walau belum mampu menyumbang medali emas, raihan 1 medali perak dan 1 medali perunggu patut mendapat apresiasi. Apalagi, ini menjadi kali pertama padel dipertandingkan di Asian Games.

Bagi Fadona, berdiri di podium Asian Games merupakan momentum yang sangat spesial. Apalagi, ini menjadi kali pertama cabang olahraga padel resmi dipertandingkan dalam pesta olahraga multievent tersebut.

“Ini pertama kali main Asian Games dan padel pertama kali ada di Asian Games, kita bisa langsung dapat perak. Sungguh bangga,” ujar Fadona dikutip kemenpora.go.id.

Kegagalan meraih emas tak lantas memadamkan asa keduanya. Sebaliknya, medali perak ini menjadi pemantik api semangat untuk melangkah lebih jauh dan membalas kekalahan pada ajang berikutnya.

BACA JUGA  DAMPAK EKONOMI BTN JAKIM 2025 TEMBUS RP127 MILIAR

Fadona menegaskan fokus utama mereka ke depan adalah meningkatkan kualitas latihan dan menjaga ritme semangat bertanding. “Yang pasti untuk ke depannya kita harus bisa latihan terus, semangat lebih dari sebelumnya, dan mau ngalahin lawan kita tadi di turnamen berikutnya,” tegas Fadona.

Komitmen serupa diutarakan Fitriani. Pengalaman berharga dari laga final Asian Games 2026 ini diakuinya menjadi pendorong utama untuk bekerja lebih keras lagi di arena latihan.

“Saya pun mau tambah giat latihannya, tambah sering ikut turnamen biar pengalaman makin banyak, dan tentunya pengen ngalahin mereka lagi,” pungkas Fitriani. (JB/03/Wid)

)

Related Post